Penulis : Wawan Bromo FM Kamis, 17/03/2016 KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Kam...
Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 17/03/2016
Uji publik yang dibuka Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr Shodiq Tjahjono ini diikuti 90 orang. Terdiri dari SKPD terkait, perwakilan kecamatan, perwakilan puskesmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, TP PKK Kabupaten Probolinggo, media, kepala desa, lurah dan perwakilan sekolah.
Kasi Promosi Kesehatan Dinkes Kabupaten Probolinggo Sri Rusminah mengatakan, uji publik ini dilakukan agar peserta mengetahui dan memahami kebijakan program kesehatan dalam mendukung PHBS serta memberikan input dalam draft Perbup KTR dan PHBS.
Sementara dr Shodiq Tjahjono berharap, lingkungan di Kabupaten Probolinggo kondusif bagi terwujudnya kesehatan.
“Perilaku masyarakat sehat adalah perilaku proaktif untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah terjadinya risiko penyakit, melindungi diri dari ancaman penyakit serta berpartisipasi aktif dalam gerakan kesehatan masyarakat,” katanya.
Menurut Shodiq, dari hasil kajian PHBS tahun 2015 diperoleh hasil rumah tangga sehat masih 20,89%, sedangkan target nasional 65%. Indikator rumah tangga sehat di antaranya, tidak merokok di dalam rumah, menggunakan jamban sehat dan ASI Eksklusif.
“Dari ketiga indikator tersebut yang terendah adalah tidak merokok di dalam rumah. Sehingga diperlukan Peraturan Bupati yang mendukung PHBS rumah tangga dengan harapan di tahun mendatang capaian rumah tangga sehat meningkat,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS