Penulis : Wawan Bromo FM Sabtu, 26/03/2016 KRAKSAAN – Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Kabupaten Probolinggo akan menggelar ...
Penulis : Wawan Bromo FM
Sabtu, 26/03/2016
Festival hadrah akan diikuti seluruh perwakilan kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. Tujuannya, untuk melestarikan seni religius di Kabupaten Probolinggo.
“Kegiatan ini sebagai upaya pembinaan terhadap pemuda yang diharapkan mampu dan meningkatkan produktivitas, kreativitas kepada pelaku seni di Kabupaten Probolinggo,” kata Kepala Bidang Keswadayaan Masyarakat Bapemas Kabupaten Probolinggo Taufik Alami.
Menurut Taufik, festival hadrah ini merupakan salah satu bentuk gotong royong dalam melestarikan adat istiadat dan budaya lokal. “Mengangkat seni hadrah agar menjadi identitas daerah. Apalagi hadrah Al-Jiduri adalah suatu kesenian tradisional yang bernuansa Islam dan tidak bercampur dengan peralatan elektronik,” jelasnya.
Taufik menegaskan, seni salah satu kekuatan bangsa yang dapat dijadikan filter dari budaya luar. Jangan sampai budaya-budaya yang bersifat membangun, sebagai pemersatu dan budaya yang mengajarkan akan kepedulian, sosial, dan budaya hidup hilang. Sebab budaya itu adalah salah satu kekuatan bangsa.
“Saat ini sudah banyak yang melupakan budaya dan seni daerah. Gotong royong jangan diistilahkan fisik saja, tetapi juga dalam bidang ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan nasional,” terangnya.
Melalui kegiatan, Taufik mengharapkan, ada sinergi antar SKPD dalam menggali, melestarikan dan membian budaya serta adat istiadat daerah di Kabupaten Probolinggo. Sehingga nantinya ditemukan potensi budaya, seni dan adat-istiadat sebagai identitas daerah.
“Yang terpenting lagi bagaimana masyarakat tergerak dan termotivasi untuk mencintai budaya daerah. Jangan dilihat dari segi lomba dan hadiahnya, tetapi upaya kebersamaan dalam mengangkat potensi lokal,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS