Penulis : Wawan Bromo FM Selasa, 08/03/2016 DRINGU - Sebagai upaya Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGar), Dinas Perikanan dan Kel...
Penulis : Wawan Bromo FM
Selasa, 08/03/2016
Pelatihan ini diikuti oleh 38 orang petambak garam dari Desa Pajurangan, Pesisir, Gending dan Klaseman Kecamatan Gending. Selama pelatihan, mereka mendapatkan materi dari narasumber PT Garam, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Diskanla Kabupaten Probolinggo.
Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Kelautan (PSDK) Diskanla Kabupaten Probolinggo Wahid Noor Azis mengatakan pelatihan ini bertujuan agar petambak garam dapat meningkatkan produksi serta kualitas garamnya berdasarkan swasembada garam, khususnya garam konsumsi sesuai dengan petunjuk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
Sementara Kepala Diskanla Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi mengungkapkan pelatihan PUGar ini dimaksudkan untuk memberikan informasi teknologi terbaru dalam kegiatan pergaraman dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) petambak garam atau Kelompok Usaha Garam (KUGAR) dalam pengolahan lahan garam.
“Dengan perubahan pemikiran dan perilaku masyarakat petambak garam untuk mandiri dan kreatif dalam mengembangkan usaha garam, maka dapat berdampak pada peningkatan produksi yang dihasilkan sehingga swasembada garam nasional dapat terwujud,” katanya.
Menurut Dedy, masyarakat pesisir sebagian besar adalah nelayan dan pembudidaya di tambak. Salah satu kegiatan masyarakat yang memanfaatkan tambak tersebut adalah kegiatan tambak garam. Kegiatan tambak garam dilakukan masyarakat dikala musim kemarau, kegiatan ini dirasakan masyarakat petambak garam lebih menguntungkan apalagi musim kemarau dalam kondisi normal kurang lebih 6 bulan.
“Saya mengharapkan pelatihan ini diikuti dengan baik sehingga informasi yang terkait keilmuan dapat terserap dan disampaikan ke pelaku usaha garam lainnya,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS