Penulis : Wawan Bromo FM Selasa, 22/03/2016 PAJARAKAN - Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Probo...
Penulis : Wawan Bromo FM
Selasa, 22/03/2016
PAJARAKAN - Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan kepada kelompok UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) di KPRI Sejahtera Pajarakan, Selasa hingga Kamis (22-24/3/2016).Pelatihan ini diikuti oleh 36 kelompok UPPKS dari 12 kecamatan yang berada di wilayah timur Kabupaten Probolinggo. Selama tiga hari, mereka mendapatkan materi dari narasumber Dinas Koperasi dan UKM, Disperindag dan Dinas Kesehatan.
Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesejahteraan Keluarga Imam Syafi’i mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan agar kelompok UPPKS mampu meningkatkan manajemen usahanya. “Sasaran dari UPPKS ini adalah pada peserta KB dan lebih kepada pemberdayaan kelompok,” ungkapnya.
Menurut Imam, UPPKS sendiri adalah kelompok rintisan BKKBN yang merupakan model usaha mikro keluarga. Dalam pelaksanaannya, program UPPKS diintegrasikan dengan KB yang memiliki fungsi sebagai penggerak roda ekonomi keluarga melalui pembelajaran usaha ekonomi dengan cara menggugah minat dan semangat keluarga untuk berwirausaha.
“Saya mengajak dan merangkul agar UPPKS untuk ikut berperan serta bersama-sama meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan ekonomi produktif dan kreatif dengan membentuk kelompok UPPKS,” katanya.
Menurut Imam, latar belakang masalah dalam membangun usaha adalah kurangnya modal. Perlu motivasi dalam meraih modal serta motivasi anggota UPPKS dalam berwirausaha.
“Saya berharap seluruh kelompok UPPKS di Kabupaten Probolinggo bias tergugah perasaan, hati dan semangatnya sehingga dalam diri mereka bisa memiliki jiwa kewirausahaan,” jelasnya.
Imam menambahkan membangun usaha dalam bentuk kelompok jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan membangun usaha secara perseorangan. “Karena kita bisa tahu bagaimana rasanya pengalaman ketika baru merintis usaha dan mengembangkannya bersama-sama antar anggota kelompok,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS