Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 23/03/2016 DRINGU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Ketahanan Pangan dan P...
Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 23/03/2016
Kegiatan ini diikuti oleh 330 orang PPS dan 24 Koordinator PPL se-Kabupaten Probolinggo. Selama kegiatan, mereka mendapatkan materi dari Dinas Pertanian dan BKP4 Kabupaten Probolinggo.
Kepala BKP4 Kabupaten Probolinggo Nanang Trijoko Suhartono melalui Kepala Bidang Pelaksana Penyuluhan Yahyadi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan kelembagaan dan meningkatkan kinerja PPS serta memberikan pengawalan dan pendampingan pada para petani di lingkungan sekitarnya.
“Selain itu mendukung untuk meningkatkan produksi pangan pada 7 (tujuh) komoditas strategis nasional meliputi padi, jagung, kedelai, cabe, bawang merah, tebu dan sapi/kerbau. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini PPS bisa memberikan dukungan kegiatan secara umum dalam bidang pertanian dengan metode Laku Susi (Latihan dan Kunjungan serta Supervisi),” katanya.
Menurut Yahyadi, PPS ini merupakan pelaku utama yang berhasil dalam usaha taninya dan atau warga masyarakat lainnya yang dengan kesadarannya sendiri mau dan mampu menjadi penyuluh pertanian di wilayahnya.
“PPS ini bertugas melakukan kegiatan penyuluhan pertanian kepada pelaku utama, baik secara sendiri-sendiri maupun bekerja sama dengan penyuluh pertanian PNS dan THL-TBPP yang dilaksanakan secara terintegrasi dengan program penyuluhan pertanian di wilayah kerjanya. Kemudian dijabarkan ke dalam rencana kerja penyuluhan pertanian masing-masing,” jelasnya.
Yahyadi menambahkan hingga saat ini di Kabupaten Probolinggo terdapat 330 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan 1.506 kelompok tani (poktan) yang tersebar di 330 desa/kelurahan se-Kabupaten Probolinggo. Rinciannya, 1.166 poktan kelas pemula, 325 poktan kelas lanjut dan 15 poktan kelas madya. “Keberadaan poktan ini didukung oleh 479 petugas pertanian terdiri dari 57 PPL, 92 THL-TBPP dan 330 PPS,” terangnya. (wan/ast)


COMMENTS