Penulis : Wawan Bromo FM Minggu, 21/02/2016 KRAKSAAN – Selama tahun 2015 lalu, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo t...
Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu, 21/02/2016
KRAKSAAN – Selama tahun 2015 lalu, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo terus berupaya untuk menumbuhkan budi pekerti anak didik. Salah satunya dengan menggelar Widya Pakerti Nugraha di 111 lembaga SMA/SMK negeri dan swasta se-Kabupaten Probolinggo.Kegiatan ini bersinergi dengan Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpollinmas) dan Bagian Kesra. Dispendik juga menggandeng FKUB Kabupaten Probolinggo, Polres Probolinggo, Kodim 0820 Probolinggo dan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) Kabupaten Probolinggo.
“Widya Pakerti Nugraha ini dilakukan dalam rangka menanamkan pendidikan karakter sesuai dengan Permendikbud (Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) RI Nomor 21 tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Hal ini dilakukan melalui kegiatan non kurikuler di sekolah,” kata Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo.
Menurut Tutug, Widya Pakerti Nugraha ini bertujuan untuk menciptakan iklim sekolah yang menyenangkan bagi seluruh warga sekolah dan menumbuhkan budi pekerti siswa.
“Kegiatan ini diikuti oleh semua siswa di masing-masing lembaga. Mereka diberikan materi tentang agama, 4 pilar kebangsaan, kriminal dan lalu lintas serta bahaya penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang,” jelasnya.
Melalui Widya Pakerti Nugraha, Tutug mengharapkan, nantinya ada internasionalisasi nilai-nilai moral dan spiritual. Juga penanaman nilai kebangsaan dan kebhinekaan serta internasionalisasi positif antar siswa.
“Selain itu, internasionalisasi positif dengan guru dan orang tua, penumbuhan potensiunik dan utuh setiap anak, pemeliharaan lingkungan sehat serta pelibatan orang tua dan masyarakat,” tegasnya.
Mantan Kabag Kominfo ini menambahkan, pada tahun 2014, Widya Pakerti Nugraha dilaksanakan di empat lembaga SMA. Yakni, SMAN 1 Kraksaan, SMAN 1 Sumberasih, SMAN 1 Paiton dan SMAN 1 Gending.
“Widya Pakerti Nugraha diberikan sebagai perwujudan implementasi pengembangan budaya dan nilai karakter bangsa yang diintegrasikan pada pembelajaran, budaya sekolah, dan pengembangan diri yang dikembangkan oleh satuan pendidikan pada peserta didik di lingkungan sekolah,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS