Penulis : Wawan Bromo FM Selasa, 16/02/2016 PAJARAKAN - Dalam apel gelar pasukan waspada bencana alam banjir, longsor, angin puting...
Penulis : Wawan Bromo FM
Selasa, 16/02/2016
PAJARAKAN - Dalam apel gelar pasukan waspada bencana alam banjir, longsor, angin puting beliung dan gelombang rob di Mapolres Probolinggo, Selasa (16/2/2016), Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE langsung mengecek kesiapan tim dan perlengkapan kebencanaan.Dimana kesiapsiagaan dan kewaspadaan bencana alam ini dilakukan secara sinergi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo dengan TNI, Polri , SKPD, ormas serta pihak terkait lain di Kabupaten Probolinggo.
Usai melakukan inspeksi tim siaga bencana, Bupati Tantri merencanakan akan membagikan sembako kepada daerah terdampak erupsi Gunung Bromo. “Nanti kita akan melakukan pembagian sembako ke wilayah terdampak erupsi Gunung Bromo. Terkait ancaman bencana banjir dan tanah longsor tim siaga bencana sudah siap,” katanya.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengatakan, kesiapan tim penanggulangan bencana banjir dan longsor sudah maksimal. “Tadi kami langsung menggelar rapat koordinasi dengan Polres, Kodim 0820 dan SKPD terkait Pemkab Probolinggo. Ada 18 titik rawan bencana banjir dan tanah longsor yang kami amati terus,” jelasnya.
Untuk mensosialisikan wilayah rawan bencana, pihaknya telah meminta Camat untuk melaporkan setiap kesempatan ketika hujan melebihi 1 jam. “Kalau sudah hujan lebih 1 jam, kami minta warga sekitar titik rawan untuk waspada. Sementara sewaktu-waktu ada bencana tim akan bergerak cepat ke lokasi,” terangnya.
Wilayah rawan bencana banjir sesuai maping BPBD diantaranya Kecamatan Tongas, Sumberasih, Gending, Besuk, Kraksaan dan Pakuniran. Untuk wilayah rawan longsor meliputi Kecamatan Sukapura, Sumber, Tiris, Krucil, Lumbang, Bantaran, Gading, Kuripan dan Pakuniran. (wan/ast)


COMMENTS