Penulis : Wawan Bromo FM Senin, 08/02/2016 KRAKSAAN – Ketersediaan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang t...
Penulis : Wawan Bromo FM
Senin, 08/02/2016
Senin, 08/02/2016
Ketersediaan pangan dapat diwujudkan melalui proses produksi dalam daerah dan cadangan pangan yang dimiliki negara atau daerah, pemasukan dari luar daerah dan cadangan pangan yang dimiliki Negara atau daerah yang bersangkutan.
Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian (BKP4) Kabupaten Probolinggo Nanang Trijoko Suhartono mengatakan, berdasarkan arah dan ruang lingkup rencana strategis pembangunan ketahanan pangan, maka kebijakan pembangunan ketahanan pangan adalah ketahanan pangan dibangun berdasarkan keragaman sumberdaya, kelembagaan dan budaya lokal.
“Selain itu, ketahanan pangan dikembangkan berdasarkan efisiensi ekonomi dan keunggulan kompetitif komoditas dan wilayah. Juga pengaturan distribusi pangan mengacu pada mekanisme pasar yang kompetitif serta ketahanan pangan dibangun sebagai bagian dari upaya peningkatan pendapatan petani,” ungkapnya.
Mantan Kepala Dinas Pertanian ini menegaskan, pembangunan ketahanan pangan merupakan bagian integral dari pembangunan pertanian, tidak terlepas dari berbagai tantangan dan masalah baik yang bersifat makro atau kasus-kasus. “Liberalisme perdagangan termasuk produk pertanian serta berlakunya otonomi daerah merupakan tantangan tersendiri didalam pembangunan ketahanan pangan,” jelasnya.
Lelaki kelahiran Probolinggo, 5 Oktober 1962 ini menjelaskan, permasalahan strategis dalam pengembangan ketahanan pangan dapat dilihat dari berbagai aspek meliputi produksi, distribusi dan konsumsi. (wan/abh)


COMMENTS