Penulis : Wawan Bromo FM Senin, 01/02/2016 DRINGU – Dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Kantor Arsip ...
Penulis : Wawan Bromo FM
Senin, 01/02/2016
DRINGU – Dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Kantor Arsip Daerah (Kanarda) akan segera membukukan Candi Lawang Kedaton yang berada di Desa Segaran Kecamatan Tiris. Pasalnya hingga saat ini candi tersebut belum terjamah dan belum diketahui sejarahnya.Untuk membukukan salah satu candi bersejarah selain Candi Jabung di Desa Jabung Candi Kecamatan Paiton ini, Kanarda Kabupaten Probolinggo telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 50 juta.
Kepala Kanarda Kabupaten Probolinggo Dwi Hartono mengungkapkan sebagai salah satu upaya pelestarian budaya nenek moyang, pihaknya tahun ini akan melakukan kajian terhadap Candi Lawang Kedaton. Kajian tersebut salah satunya dengan mengangkat sejarah dan asal muasal Candi Lawang Kedaton sebagai salah satu candi di Kabupaten Probolinggo.
“Sejauh ini candi itu belum pernah tersentuh. Hal ini, berbeda dengan Candi Jabung. Makanya kami sudah menyiapkan anggaran Rp 50 juta untuk melakukan kajian dan terakhir akan kami bukukan,” ujarnya.
Agar proses kajian independent dan berkompeten, pihak Kanarda melakukan kerjasama dengan salah satu perguruan tinggi di Surabaya. “Makanya kami ingin yang memang berkompeten, salah satunya dari perguruan tinggi di surabaya yang memang menjadi jujukan dalam hal ini,” ungkapnya.
Paling tidak untuk menggali sejarah dan proses kajian Candi Lawang Kedaton itu jelas Dwi Hartono akan memakan waktu hingga empat bulan lebih. Hal itu bukannya tanpa alasan, sebab dalam penggalian sejarah dan lain sebagainya membutuhkan referensi khusus. “Tentu garapan ini berbeda ketika proyek pembukuan makam pahlawan Kraksaan,” jelasnya.
Dengan demikian, paling tidak tahun 2016 ini Candi Lawang Kedaton sudah bisa dinikmati masyarakat melalui buku dari Kanarda. “Setelah berbentuk buku, nanti kami akan kirimkan ke seluruh instansi di Pemkab Probolinggo, termasuk untuk sekolah sebagai salah satu referensi sejarah Candi Lawang Kedaton,” terangnya.
Kemudian, dengan adanya buku tersebut nantinya pihak terkait seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bisa terus mengembangkan candi tersebut sebagai salah satu destinasi wisata baru di Kabupaten Probolinggo.
“Buku sudah ada dan sejarahnya sudah jelas. Berarti ke depannya tentu harus mempromosikan lebih jauh candi ini. Dengan demikian, destinasi wisata di Kecamatan Tiris akan bertambah. Tidak hanya Ranu Agung, Ranu Segaran, Wisata Air Panas dan Kebun Teh Andung Biru saja, tapi juga Candi Lawang Kedaton. (wan/abh)


COMMENTS