Penulis : Wawan Bromo FM Kamis, 04/02/2016 PAJARAKAN - Polres Probolinggo melakukan pemeriksaan terhadap senjata api (senpi) yang d...
Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 04/02/2016
PAJARAKAN - Polres Probolinggo melakukan pemeriksaan terhadap senjata api (senpi) yang dipegang oleh seluruh petugas kepolisian, Kamis (4/2/2016). Ada 21 senpi yang terpaksa ditarik karena beberapa personel dipindahkan ke bagian staf.Pengecekan senpi ini dilakukan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Probolinggo. Di Polres Probolinggo ada 226 anggota yang mempunyai ijin untuk memegang senpi. Sehingga seluruh personel dari Polres maupun Polsek yang memegang senpi wajib hadir. Hari ini, ada 132 senpi milik anggota yang diperiksa, terdiri atas 126 senpi jenis revolver dan 6 laras panjang.
“Ini pengawasan rutin dari Polres, untuk mengecek kondisi senpi. Dilakukan hingga besok (Jum’at, Red,” ujar Kabag Ops Polres Probolinggo Kompol Budi Sulistianto.
Menurutnya, pengawasan dan pengecekan seperti ini sudah rutin dilaksanakan. Bahkan tidak hanya dari Polres, namun Polda juga kerap melakukan pengecekan melalui kegiatan pengawasan dan pemeriksaan (wasrik). “Tidak semua anggota itu pegang senpi, hanya yang di opsnal saja,” jelasnya.
Kasi Propam Polres Probolinggo Iptu Habi Sutoko mengatakan pengecekan dilakukan untuk melihat kelayakan, seperti kebersihan. Selain memeriksa kondisi senpi, petugas juga mengecek kelengkapan dan administrasi senpi. Termasuk surat keterangan penggunaan dan hasil uji psikologis dari setiap personel.
Iptu Habi mengatakan, setiap anggota yang memegang senpi juga harus lulus uji psikologis. Secara berkala mereka wajib untuk mengikuti ujian. Sehingga ketika ada yang tidak lolos, terpaksa ditarik. Termasuk kartu senpi yang ada di anggota juga yang habis masa berlakunya juga akan ditarik.
Dari 132 senpi yang diperiksa, ada 21 senpi jenis revolver yang ditarik oleh Propam. “Ada beberapa senpi harus kita tarik karena yang bersangkutan pindah dari opsnal ke staf. Sebenarnya ini sudah rutin dan dilaksanakan tiga bulanan, termasuk milik anggota Propam sendiri,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS