Penulis : Dimaz Bromo FM Rabu, 10/02/2016 KRAKSAAN - Polisi memastikan penyebab kematian Sugiarto (53), seorang narapidana penghuni...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Rabu, 10/02/2016
KRAKSAAN - Polisi memastikan penyebab kematian Sugiarto (53), seorang narapidana penghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan asal Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan karena bunuh dini. Korban diduga stress karena kasasi yang dilakukannya ke Mahkamah Agung (MA) kandas.“Korban meninggal akibat bunuh diri, namun belum dipastikan apakah dengan menenggak cairan pembersih lantai,” ujar Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setyawan, Selasa (9/2/2016).
Iwan mengatakan korban diduga mengalami depresi karena kasasinya ditolak MA. “Saat dilakukan otopsi tidak ditemukan luka-luka bekas penganiayaan,” terangnya.
Saat memeriksa kamar yang selama digunakan korban, Satreskrim menemukan sekaplet obat pengencer feses, satu buah kotak kosong sisa ramuan cina dan satu botol air mineral yang bercampur cairan pembersih lantai.
“Hasil analisa korban bunuh diri dengan menenggak cairan pembersih lantai yang ditemukan di kamar korban,” pungkasnya.
Sementara Kepala Rutan Kelas II B Kraksan Ika Pribadi Nusantara menuturkan meski selama menjalani masa hukuman terlihat baik-baik saja, ada indikasi bahwa korban depresi dengan hukuman 1 tahun 3 bulan karena kasus kepemilikan obat tanpa ijin.
“Saya tidak berani memberikan gambaran secara pasti, namun memang ke arah sana (stres) iya, kita lihat hasilnya (otopsi). Yang jelas ia orang baik dan kooperatif selama disini,” ujarnya.
Seperti ketahui, Sugiarto tewas di dalam bak air kamar mandi. Di bak kamar mandi dengan ukuran 75 cm x 1,75 cm x 60 cm itu, korban ditemukan mengambang. Diperkirakan meninggal sekitar 1 jam sebelum ditemukan pada pukul 9.00.
Sementara untuk mencegah terulangnya kejadian tersebut, Kapolres Probolinggo menghimbau kepada Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan untuk memberlakukan penjagaan berkeliling oleh petugas yang piket, baik siang maupun malam. Hal ini dilakukan agar kegiatan narapidana di malam hari bahkan dini hari dapat dimonitor oleh petugas. (maz/abh)


COMMENTS