Penulis : Dimaz Bromo FM Minggu, 14/02/2016 PAITON - Pondok Pesantren Nurul Jadid di Desa Karanganyar Kecamatan Paiton Kabupaten Prob...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Minggu, 14/02/2016
PAITON - Pondok Pesantren Nurul Jadid di Desa Karanganyar Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo memberikan larangan keras dan tegas kepada santri dan siswanya yang ikut merayakan Valentine Day atau Hari Kasih Sayang pada tanggal 14 Februari.Bahkan pihak pesantren akan memberikan hukuman yang sangat tegas manakala ada santri atau siswanya melanggar larangan tersebut. Hukuman itu berupa sanksi dari menafkahi kaum fakir miskin hingga paling tegas dikeluarkan secara paksa dari pesantren.
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid KH. Zuhri Zaini mengungkapkan bahwa Islam tidak melarang umatnya untuk berkasih sayang namun malah sangat dianjurkan. Namun, Perayaan Valentine Day yang saat ini digandrungi kaum muda sudah melenceng dan cenderung hanya untuk memuaskan nafsu birahi.
“Kami tidak menentang kasih sayang. Rohnya, jiwanya serta prakteknya saat ini kok tidak ke arah yang positif. Dilarang secara formal dan dihimbau agar santri tidak melakukan hal-hal berkaitan dengan Valentine Day ini,” katanya.
Sebagai bentuk penolakan terhadap perayaan Valentine Day ini, pihak Ponpes Nurul Jadid melakukan kampanye tolak perayaan hari Valentine sebagai maklumat pengasuh yang telah dilakukan pengurus pesantren sejak 10 Februari lalu.
Para santri blusukan ke penjuru pesantren untuk mengajak setiap siswa dan santri agar tidak ikut-ikutan merayakan Valentine Day pada tanggal 14 Februari 2016. (maz/ast)


COMMENTS