Penulis : Wawan Bromo FM Sabtu, 27/02/2016 LECES - Dalam rangka memberikan pengetahuan dan ketrampilan tentang pengurusan jenazah y...
Penulis : Wawan Bromo FM
Sabtu, 27/02/2016
LECES - Dalam rangka memberikan pengetahuan dan ketrampilan tentang pengurusan jenazah yang benar sesuai syari’at Islam, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Probolinggo mengadakan pembinaan peningkatan kemampuan tenaga kifayah bagi warga NU, Kamis (25/2/2016) di aula Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo.Kegiatan ini diikuti sekitar 60 orang peserta terdiri dari perwakilan MWCNU, Lembaga dan Badan Otonom (Banom), tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta unsur organisasi lain yang ada di Kabupaten Probolinggo.
Hadir dalam kegiatan tersebut Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Masrur Nashor, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Jamaluddin Al Hariri, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH. Abdul Hadi Saifullah dan Sekretaris Jendral PCNU Kabupaten Probolinggo Ustadz Khoirul Ishaq.
Materi yang disampaikan meliputi tata cara memandikan dan mengkafani jenaza oleh Kepala KUA Kotaanyar H. Mahalli, tata cara mensholati dan mengukur jenazah oleh Ustadz H. Mudaffir Irwani dari PCNU Kota Kraksaan serta etika mengantar jenazah dan tata cara ziarah kubur dan takziah oleh Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH. Masrur Nashor. Selain teori para penyaji juga melakukan praktek sehingga mudah dipahami oleh para peserta.
Dari berbagai materi yang disampaikan para peserta diharapkan mampu menyimak dan memahami dengan baik sehingga bisa mengerti maksud dan tujuan dari pengurusan jenazah, pengenalan tanda-tanda kematian (sakratul maut), tata cara memandikan, mengkafani, mensholati bahkan hingga penguburan lengkap dengan bacaannya sesuai dengan tata cara dan syari’at sebagai tuntunan agama.
Dalam sambutannya Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH. Abdul Hadi Saifullah menyampaikan bahwa kegiatan ini bermula karena pada umumnya, mayoritas masyarakat belum mengetahui secara utuh dan benar terkait tata cara perawatan jenazah. Padahal ini merupakan sebagian dari syariat yang harus dijaga kemurniannya serta wajib diluruskan sesuai tatanan keilmuwan agar tidak menyimpang dari ajaran yang ada.
“Dengan adanya pembinaan ini kami berharap agar para peserta bisa memahami pengurusan jenazah dengan benar, memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup dalam perawatan jenazah yang selanjutnya bisa diaplikasikan di kalangan masyarakat dan lingkungannya agar upaya PCNU bersama Pemkab Probolinggo untuk meningkatkan pelayanan tenaga kifayah ini bisa tercapai dengan baik,” harapnya. (wan/ast)


COMMENTS