Penulis : Wawan Bromo FM Jum'at, 19/02/2016 KRAKSAAN – Selama kepemimpinan Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari SE dan Wak...
Penulis : Wawan Bromo FM
Jum'at, 19/02/2016
KRAKSAAN – Selama kepemimpinan Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari SE dan Wakil Bupati Probolinggo Drs HA. Timbul Prihanjoko, banyak terobosan dan inovasi untuk mengangkat produk potensi lokal. Salah satunya adalah even One Village One Product (OVOP) Award yang rutin digelar setiap tahun.Melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas), OVOP Award ini dilakukan sejak 2014 lalu dengan sasaran utamanya adalah mengangkat produk daerah menjadi produk unggulan. “Diharapkan tiap desa minimal ada satu produk unggulan dengan kriteria unik atau khas, produk lokal dan bisa diterima oleh masyarakat,” kata Kepala Bapemas Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto.
Menurut Heri, dalam setiap kesempatan bahkan Bupati Tantri meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait pengentasan kemiskinan agar programnya mampu menyentuh sektor riil yang memang dibutuhkan oleh masyarakat.
“Harapannya semua potensi yang ada berbasis lokal dikelola secara optimal dan sinergi sehingga menjadi produk unggulan daerah. Apalagi Ibu Bupati (Bupati Probolinggo, Red) berpesan agar tidak perlu muluk-muluk, tapi jadi dan harus dikelola SKPD teknis,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Keswadayaan Masyarakat Taufik Alami. Dikatakan even OVOP Award ini mampu memberikan dampak yang positif terhadap perkembangan produk lokal Kabupaten Probolinggo. “Selama daerah yang tidak terlihat, ternyata sekarang muncul produknya,” katanya.
Taufik menegaskan, sebenarnya produk akhir OVOP adalah munculnya identitas daerah. Sedangkan bagi masyarakat bisa memunculkan jiwa wirausaha berdasarkan atas kekuatan potensi lokal yang pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian masyarakat. “Dengan demikian, produk OVOP akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS