Penulis : Dimaz Bromo FM Jum'at, 19/02/2016 DRINGU - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Probolinggo mengembangkan vegetasi...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Jum'at, 19/02/2016
DRINGU - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Probolinggo mengembangkan vegetasi sungai di sekitar sempadan embung tahun ini. Tanaman yang dikembangkan adalah tanaman gayam. Jumlahnya mencapai 1.500 bibit tanaman.Kepala Bidang Pelestarian dan Pengendalian Lingkungan Hendri Priyanto mengatakan awalnya pihak BLH Kabupaten Probolinggo sempat melakukan survey di 4 tempat. Yakni di Embung Sumber Suko Desa Tongas Wetan dan Embung Kedung Bunder Desa Tongas Kulon Kecamatan Tongas.
Lalu, di Embung Pilang Kerep Desa Sumberkare Kecamatan Wonomerto dan di Embung Klampok Desa Klampok Kecamatan Tongas. Namun, setelah ditinjau dari 4 embung tersebut, hanya 2 embung yang dipilih. Yakni Embung Sumber Suko dan Embung Kedung Bunder.
“Alasannya, lokasi kedua embung tersebut saling berdekatan sehingga akan mempermudah perawatan dan pengawasannya serta adanya ketersediaan air saat musim hujan dan kemarau di kedua embung tersebut,” jelasnya.
Penanaman gayam sendiri dimulai pada akhir bulan November tahun 2015 lalu. Ini dikarenakan BLH memperkirakan saat itu sudah memasuki musim penghujan. Sehingga, pada awal tahun 2016, tanaman gayam sudah tinggi.
Pengalokasiannya, di masing-masing sempadan embung yang memiliki luas areal 5 ha ditanam 700 bibit tanaman. Sedangkan 100 tanaman sisanya akan digunakan untuk mengganti tanaman gayam yang rusak.
Hendri menambahkan biaya yang dibutuhkan untuk penanaman gayam tersebut sebesar Rp 27.000.000. Anggaran yang berasal dari APBD tersebut digunakan untuk biaya tanam, perawatan, pemupukan, penyediaan bibit dan penyiraman. (maz/abh)


COMMENTS