Penulis : Dimaz Bromo FM Jumat, 05/02/2016 SUMBERASIH - Jembatan Kali Pesisir di Desa Pesisir Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolin...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Jumat, 05/02/2016
Hal itu disampaikan Pengawas Jalan Balai Besar V Jalan Nasional Ari Subadra akhir pekan lalu. Menurutnya, untuk kelanjutan jembatan Kali Pesisir ini hingga sampai saat ini belum ada anggaran. “Sejauh ini sepertinya belum ada anggaran untuk pembangunan jembatan Kali Pesisir. Sepengetahuan saya seperti itu,” ujarnya.
Untuk itu, pihaknya tahun 2016 ini masih fokus kepada penyerahan dan pemisahan sertifikat yang masuk dalam proyek. Sebab dari tahun 2015 lalu, penyerahan balik nama dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak kunjung rampung. “Untuk pemisahan sertifikat warga kepada pihak Kementrian Perhubungan RI,” ungkapnya.
Hingga saat ini untuk pembebasan lahan tidak ada masalah, karena sejak tahun 2012 lalu pihaknya telah melakukan pembebasan lahan ke 18 pemiliknya. “Berkas ganti untung sudah selesai, tinggal program balik nama yang belum diserahkan. Mudah-mudahan segera selesai kemudian nantinya akan dilanjutkan penganggaran,” katanya.
Sebelum pelaksanaan pembangunan lanjutan berjalan, lebih dahulu pihaknya akan memproses dan berkoordinasi dengan PLN dan pihak telkom serta pihak lainnya. Sebab seperti yang ada pada saat ini, di jembatan tersebut masih banyak kabel yang nantinya bisa menghambat pengerjaan proyek. “Kalau sudah selesai, pembangunan jembatan ini akan lebih mudah,” ucapnya.
Dalam pembangunan jembatan nanti, jalur sisi selatan akan ditambah hingga mencapai 100 meter sebelum jembatan dari arah timur maupun arah barat. “Ada obrit yang bisa difungsikan, nanti panjang jembatan itu bisa sampai ke Indomaret,” jelasnya.
Karena tidak ada pembangunan jembatan itu, warga sekitar jembatan memanfaatkan lahan kosong itu untuk dipakai menjemur jagung. Tidak hanya itu, sebagian pengendara sepeda ontel menjadi jalan alternatif untuk keamanan.
“Jembatan ini kan kami tidak tahu kapan akan dilanjutkan, alangkah lebih manfaatnya kalau kami pakai untuk menjemur jagung, lahan di rumah juga tidak ada dan tidak sepanas disini,” kata Marfu’a, warga sekitar jembatan. (maz/abh)


COMMENTS