Penulis : Wawan Bromo FM Minggu, 28/02/2016 KRAKSAAN - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 Serikat Pekerja Sel...
Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu, 28/02/2016
KRAKSAAN - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan Minuman (FSP RTMM) SPSI Kabupaten Probolinggo menggelar jalan sehat dan donor darah di Alun-alun Kota Kraksaan, Minggu (28/2/2016) pagi.
Jalan sehat yang mengambil start dan finish di Alun-alun Kota Kraksaan ini diikuti oleh 10.000 orang pekerja. Jalan sehat yang menyediakan hadiah utama satu unit sepeda motor ini dilepas secara resmi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Probolinggo Sigit Sumarsono.
Kegiatan jalan sehat dan donor darah ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Dewi Korina serta Kabag Protokol dan Rumah Tangga Ulfiningtyas. Tidak ketinggalan pula para pengurus SPSI Kabupaten Probolinggo.
Ketua panitia Abu Santoso mengungkapkan selain untuk memperingati HUT ke-43 SPSI, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahim antara pekerja dan perusahaan. Harapannya pekerja dan perusahaan bisa menciptakan suana kondusif di Kabupaten Probolinggo.
“Alhamdulillah, selama ini kami masih dalam rambu batas-batas musyawarah. SPSI tidak mau seperti yang lain. Selama ini kami selalu mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan masalah,” katanya.
Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada SPSI yang ada di Kabupaten Probolinggo dengan harapan para pekerja dan perusahaan bisa semakin harmonis.
“Panjenengan semua adalah penentu pembangunan di Kabupaten Probolinggo. Pemerintah Daerah yang berdiri antara pekerja dan perusahaan akan selalu berkomunikasi dan berkoordinasi agar investor dan pekerjanya tersenyum,” ujarnya.
Menurut Bupati Tantri, selama ini Pemerintah Daerah selalu mengakomodir agar pekerja dan perusahaan bisa tersenyum. Hal ini dibuktikan dengan naiknya Upah Minimum Kabupaten (UMK) dari tahun sebelumnya. “Kenaikan ini patut disyukuri agar tidak menjadi manusia yang kufur nikmat,” jelasnya.
Lebih lanjut Bupati Tantri meminta agar para pekerja meminta untuk selalu menjaga suasana kondusifitas agar investor mau hadir untuk bersama-sama memakmurkan Kabupaten Probolinggo.
“Selama 3 tahun memimpin kami menyadari masih banyak kekurangan. Semoga kami senantiasa diberikan kesehatan sehingga mampu mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang sejahtera dan mampu bersaing dengan daerah lain,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS