Penulis : Dimaz Bromo FM Minggu, 21/02/2016 DRINGU - Perkembangan dunia usaha di Kabupaten Probolinggo terus menggeliat, bahkan hin...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Minggu, 21/02/2016
DRINGU - Perkembangan dunia usaha di Kabupaten Probolinggo terus menggeliat, bahkan hingga akhir tahun 2015, jumlah usaha yang tercatat di Kantor Penanaman Modal dan Perijinan (KPMP) ada 1.259 izin. Dengan jumlah tersebut modalnya mencapai Rp 292 miliar. Hal itu tidak lepas dari peran KPMP dalam mempromosikan Kabupaten Probolinggo kepada para investor baik dalam dan luar negeri.
Peningkatan jumlah usaha tersebut bisa diketahui dari surat izin usaha perdagangan (SIUP) yang mencapai 1.259 izin. Dengan rincian terbanyak adalah dari SIUP kecil yang mencapai 1.020 dengan jumlah modal Rp 97 miliar. Kemudian terbanyak kedua yakni SIUP Mikro yang berjumlah 128 izin dengan modal Rp 2,5 miliar.
Tempat selanjutnya yakni SIUP Menengah yang berjumlah 105 izin dengan modal Rp 107 miliar. Ditempat yang paling sedikit yakni SIUP besar yang dikeluarkan hanya 6 izin. Tapi pada SIUP ini modalnya cukup besar yakni mencapai Rp 84 Miliar.
Dengan kondisi seperti itu geliat usaha di Kabupaten Probolinggo bisa terbilang terus berkembang. Bahkan dibandingkan dengan tahun 2014, lebih baik tahun 2015. Sebab pada tahun 2014, jumlah yang mengajukan SIUP ada 1.227 izin yang dikeluarkan.
Kepala KPMP Kabupaten Probolinggo Saleh mengungkapkan memang pada tahun 2015 lalu jumlah yang mengajukan usaha lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. “Itu artinya geliat usaha di Kabupaten Probolinggo secara tidak langsung terus mengalami pertumbuhan, bahkan kami mencatat jumlah investasi dari itu mencapai Rp 229 miliar,” ujarnya.
Salah satu yang paling didukung yani SIUP Besar, dimana KPMP pada tahun 2015 lalu hanya mengeluarkan 6 SIUP Besar. Meski terbilang sedikit, namun jumlah modal mereka mencapai Rp 84 miliar. “Memang jumlahnya sedikit, tapi modalnya besar,” pungkasnya. (maz/ast)


COMMENTS