Penulis : Dimaz Bromo FM Selasa, 23/02/2016 DRINGU - Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo tahun ini akan membangun scree...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Selasa, 23/02/2016
Selasa, 23/02/2016
DRINGU - Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo tahun ini akan membangun screen house. Rencananya, pembangunan tersebut akan dilakukan di Kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo. Nilainya tak sedikit, yakni menghabiskan anggaran sebesar Rp 1 miliar. Kepala Dispertan Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi mengatakan pembangunan screen house ini tidak lepas dari permintaan masyarakat di Kecamatan Sumber. Salah satunya untuk petani di kawasan tersebut bisa lebih mandiri dan bisa memproduksi kentang dengan Bibit G 1 (Genetik1).
Kemudian selain itu, pembangunan screen house diharapkan bisa lebih meringankan petani kentang. “Fungsinya, untuk penangkar benih unit produsen benih, bisa memproduksi bibit G1. Artinya mereka para petani sudah bisa memproduksi kentang dengan kualitas yang baik,” katanya.
Dipilihnya Kecamatan Sumber menjadi pilot proyek pengembangan kentang lantaran Kecamatan Sumber menjadi penghasil utama di Kabupaten Probolinggo setelah Kecamatan Sukapura. “Dari data terakhir yang direkap saat penghitungan dampak abu vulkanik Gunung Bromo Kecamatan Sumber yang terbanyak,” ujarnya.
Screen house ini adalah modifikasi dari green house, hal ini dikarenakan green house terlalu mahal. Karena kassa atau paranet untuk screen house relatif lebih murah dibandingkan plastik UV untuk green house.
“Meski demikian, pembangunan screen house ini tidak bisa dibilang murah, sebab untuk ukuran 10 meter kali 25 meter Dispertan harus mengeluarkan anggaran Rp 1 miliar,” terangnya.
Dalam screen house tersebut lanjut Mahbub metode yang akan diterapkan hampir sama dengan seperti metode budidaya professional yakni perencanaan, kemudian pemilihan benih, penyemaian, tanam, panen dan pasca panen. “Dalam konsep screen house ini, media tanam haruslah higienis, agar terjaga dari penyakit,” katanya.
Dengan adanya bangunan tersebut diharapkan apa yang menjadi kesulitan petani di Kecamatan Sumber bisa teratasi, khususnya untuk pengembangan kentang. “Harapannya seperti itu, jadi lebih dimudahkanlah mereka dengan apa yang menjadi keluhan selama ini,” tegasnya.
Nantinya, pengelolaan bangunan tersebut tetap menjadi tanggung jawab Dispertan Kabupaten Probolinggo. “Kami bangun tidak hanya bangun, tapi juga akan bimbing para petani disana,” pungkasnya. (maz/ast)


COMMENTS