Penulis : Dimaz Bromo FM Rabu, 24/02/2016 PAJARAKAN - Seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) tewas di lokasi usai ditembak Satreskrim P...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Rabu, 24/02/2016
Rabu, 24/02/2016
Pelaku ditembak polisi karena berusaha melawan kepada petugas kepolisian dengan senjata tajam (sajam) jenis clurit saat dilakukan penangkapan dengan cara menghadang pelaku di jalan Desa Maron Kulon Kecamatan Maron.
Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setyawan mengatakan bahwa pelaku DK terpaksa dilumpuhkan, karena berusaha kabur dan membahayakan keselamatan petugas. Namun sebelum pelaku dilumpuhkan dengan timah panas, anggota telah memberikan dua kali tembakan peringatan ke udara. Tetapi oleh pelaku tidak digubris dan justru hendak menerjang anggota dengan sajam yang dibawanya.
“Pelaku yang dikenal sadis dan spesialis pencurian pemberatan dan kekerasan itu, sudah lama menjadi DPO Polres Probolinggo. Saat dilakukan penangkapan pelaku diketahui mengenakan zimat,” katanya.
Penangkapan pelaku berawal dari pengembangan tersangka berinisial Z yang identitasnya dirahasiakan. Saat itu tersangka Z yang kedapatan tengah menaiki kendaraan bermotor dengan kondisi rumah kuncinya dalam kondisi rusak. Oleh anggota Satreskrim Polres Probolinggo tersangka Z dibawa ke Mapolsek Pajarakan dan kemudian didapat pengakuan jika tersangka mendapat motor dari pelaku DK.
“Setelah dapat informasi keberadaan pelaku Devi, maka anggota kami langsung melakukan pengejaran dan dicegatlah pelaku di TKP itu hingga akhirnya ada penembakan yang menyebabkan pelaku tewas,” ungkapnya.
Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan beberapa barangbukti yang melekat pada pelaku berupa 16 pil koplo, 1 buah zimat, 2 kunci letter T dan 1 buah clurit.
Selanjutnya, pelaku DK dilarikan ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk dilakukan otopsi. Pelaku sendiri meninggalkan istri dan putra laki-lakinya yang masih berusia 10 bulan. Sang istripun menangis histeris saat melihat suaminya terbujur kaku di kamar jenazah. (maz/ast)


COMMENTS