Penulis : Wawan Bromo FM Minggu, 14/02/2016 KRAKSAAN – Demi memaksimalkan penanganan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Dinas Kese...
Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu, 14/02/2016
“Seluruh kader Jumantik DBD ini terus diberdayakan karena potensi merebaknya DBD selama musim hujan cukup tinggi,” ungkap Kasi Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Probolinggo Wiwik Yuliati, Minggu (14/2/2016).
Menurut Wiwik, hingga jumlah kader Jumantik yang sudah dilatih mencapai 1.948 kader. Di mana satu kader bertugas memantau 20 rumah. Dengan jumlah itu, para kader jumantik di Kabupaten Probolinggo bisa memantau hingga 38.960 rumah agar terbebas dari penyakit DBD.
“Peran kader jumantik ini penting untuk mengubah pola hidup warga yang lebih bersih dan sehat. Kasus DBD ini akan mengalami peningkatan, apabila kesadaran warga untuk menjaga kebersihan kurang, sehingga memicu perkembangbiakan nyamuk DBD ini," jelasnya.
Wiwik menambahkan, pelatihan lebih penting dibanding menambah jumlah Jumantik ini, agar keterampilan dan kemampuan dapat lebih baik. “Percuma saja kalau jumlahnya banyak,namun penanggulangan penyakit tidak berjalan maksimal,” terangnya.
Untuk itu kata Wiwik, diharapkan kepada semua kader Jumantik memberikan informasi bila menemukan warga yang terkena penyakit DBD ini, agar penanggulangan penyakit ini bisa diantisipasi.
“Kami berharap seluruh Pukesmas dan kepala desa untuk memantau kondisi dan situasi mengenai adanya penyakit DBD ini dan masyarakat untuk meningkatkan kebersihan agar lingkungan tetap bersih,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS