Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 24 Februari 2016 KRAKSAAN - Warga Kabupaten Probolinggo yang sekarang mendaftar untuk menunaikan ibada...
Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 24 Februari 2016
Rabu, 24 Februari 2016
“Mereka yang mendaftar saat ini akan masuk dalam daftar tunggu haji yang akan berangkat pada tahun 2039, sehingga calon haji harus bersabar,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo H Busthami melalui Kasi Haji dan Umroh Mukhlason.
Ia mengatakan daftar tunggu haji di Kabupaten Probolinggo makin panjang karena orang yang ingin berhaji semakin banyak sementara Pemerintah Arab Saudi masih membatasi kuota haji karena sedang merenovasi Masjidil Haram dan fasilitas pendukung untuk jamaah haji.
“Masih belum selesainya perbaikan sejumlah fasilitas di Tanah Suci menyebabkan pengurangan kuota yang cukup banyak yakni sekitar 20 persen dari kuota awal, sehingga hal tersebut berdampak pada daftar tunggu haji di Kabupaten Probolinggo," tuturnya.
Namun, bisa jadi hal itu berubah lantaran beberapa hari lalu untuk kuota haji tahun ini akan kembali ke kuota awal. “Tapi bagaimana kejelasannya belum ada, informasinya kuota akan kembali seperti semula sebelum perbaikan Masjidil Haram,” jelasnya.
Mukhlason menambahkan, jamaah yang akan berangkat haji tahun ini adalah mereka yang mendaftar sejak tahun 2010 awal hingga 2010 akhir. “Sedangkan calon haji yang mendaftar 2009 sudah berangkat semua, tinggal tahun 2010 keatas. Kenapa daftar haji antrenya sangat lama? Karena antusias masyarakat Kabupaten Probolinggo yang ingin menunaikan ibadah haji memang luar biasa,” terangnya.
Terkait kuota haji tahun 2016 ini, Mukhlason mengaku hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan data rinci dari Kementerian Agama. Namun, jika mengacu pada tahun-tahun sebelumnya, Kabupaten Probolinggo biasanya mendapatkan kuota antara 700 hingga 800 jamaah haji.
“Tahun 2015 kemarin yang berangkat sekitar 780-an, paling tidak tidak akan jauh dari angka itu. Tapi kami sendiri tidak tahu pasti sampai sekarang soal ini, karena memang belum ada pemberitahuan resmi dari pemerintah pusat,” tegasnya.
Sementara terkait dengan jumlah pendaftar haji setiap bulannya, Mukhlason mengatakan di Kabupaten Probolinggo jumlah yang mendaftar haji mencapai 100 orang.
“Setiap bulan rata-rata 100 orang yang mendaftar di Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo untuk menunaikan ibadah haji dan jumlah tersebut bisa lebih banyak pada saat musim panen karena mayoritas pendaftar calon haji adalah petani,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS