Penulis : Wawan Bromo FM Jum'at, 26/02/2016 KURIPAN – Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabu...
Penulis :
Wawan Bromo FM
Jum'at, 26/02/2016
Sosialisasi
yang dipusatkan di Gedung Serba Guna Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik)
Kecamatan Kuripan ini diikuti oleh 100 orang pelajar dari Kecamatan Kuripan,
Sumber dan Bantaran.
Hadir
dalam kegiatan tersebut Kepala BPPKB Kabupaten Probolinggo dr. Endang Astuti,
Kepala Cabang Dispendik Kuripan Puja Kurniawan, Ketua PC IPNU Kabupaten
Probolinggo Eko Cahyono serta Kepala Bidang Pemberdayaan
dan Kelembagaan Masyarakat BPPKB Kabupaten Probolinggo Herman Hidayat.
Kepala BPPKB Kabupaten Probolinggo
Endang Astuti mengungkapkan IPNU diajak kerja sama karena organisasi ini
mewadahi unsur remaja dan pemuda di NU sehingga diharapkan akan menjadi garda
terdepan atau pioner dalam menyuarakan tentang usia perkawinan yang ideal.
“Penyebab pernikahan dini
itu tidak hanya dari faktor orang tua saja, tetapi juga kalangan remaja yang
kurang ada motivasi diri dalam hal pendidikan. Jika anak mempunyai semangat,
maka orang tua mau tidak mau akan memberikan dukungan,” katanya.
Sementara Herman Hidayat
mengatakan hingga akhir tahun 2015 angka pernikahan dini di tiga kecamatan ini
sangat tinggi. Di Kecamatan Bantaran tercatat 187 pernikahan dini dari total
325 pernikahan atau 57,54%, Kuripan 149 pernikahan dini dari total 225
pernikahan atau 66,22% dan Sumber 118 pernikahan dini dari total 163 pernikahan
atau 72,39%.
“Sosialisasi ini diberikan
dengan tujuan supaya para pelajar tidak segera menikah. Mereka diharapkan bisa
memacu diri untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi sehingga bisa menjadi
pelaku dalam pembangunan,” katanya.
Menurut Herman, jika remaja
bisa menunda perkawinan dan mengutamakan pendidikan, maka mereka mempunyai
peluang untuk menjadi pelaku di dalam pembangunan. Apalagi usia remaja adalah
masa investasi.
“Investasi yang paling
berharga adalah meningkatkan pendidikan di tengah-tengah para remaja. Kami
berharap agar remaja bisa menjadi vocal point kepada masyarakat tentang usia
nikah yang ideal,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS