Penulis : Wawan Bromo FM Kamis, 04/02/2016 DRINGU – Dalam waktu dekat, Kantor Arsip Daerah (Kanarda) Kabupaten Probolinggo akan mem...
Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 04/02/2016
Hal itu disampaikan Kepala Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Probolinggo Prijono. “Tahun ini kami anggarkan Rp 400 juta untuk membangun ruangan baru untuk arsip,” katanya.
Menurut Prijono, dengan anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk penambahan ruangan di sekitar Kanarda yang berada di Komplek Diklat Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo. “Kami rasa untuk membanngun ruangan saja sudah cukup dengan dana segitu, karena bukan gedung baru tapi ruangan baru,” ujarnya.
Seperti yang diketahui, Kanarda saat ini mulai kesulitan mengelola arsip-arsip yang harus mereka simpan. Sebab gedung penyimpanan yang tersedia sudah mulai overload. Salah satu yang akan dilakukan dalam waktu dekat yakni akan mengubah ruang pertemuan untuk dijadikan penyimpanan arsip.
Kanarda yang berada di Kecamatan Dringu ini memiliki ruang arsip dengan ukuran sekitar 200 meter persegi. Ruangan seluas itu tidak bisa menampung seluruh arsip yang harus diamankan. Ruangan tersebut bisa menampung hingga 20 ribu berkas. Padahal arsip yang harus disimpan sudah mencapai 23 ribu berkas.
Selain di ruang tersebut, ada gedung penyimpanan lain yang dimanfaatkan. Misalnya sebuah gedung di kompleks rumah dinas Wakil Bupati Probolinggo. Kemudian di dekat kantor eks Panwaslu Kabupaten Probolinggo di Kecamatan Dringu. Namun semua gedung tersebut belum cukup untuk menyimpan arsip yang berasal dari seluruh SKPD di bawah Pemkab Probolinggo.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Kanarda telah mengajukan pada Pemkab Probolinggo melalui Dinas PU Cipta Karya untuk membangun gedung baru. Pihak Kanarda juga sudah menyediakan lahan dengan ukuran 20 x 9 meter yang berada di sekitar Kanarda saat ini.
Dengan rencana tersebut konsekuensi yang tidak bisa dihindari yakni Kanarda secara otomatis tidak mempunyai ruang pertemuan. Padahal disisi lain, kantor ini berintegrasi dengan lintas sektor, dari SKPD hingga Perguruan Tinggi (PT).
Namun dengan adanya kabar tersebut rupanya membawa angin segar bagi Kanarda. “Alhamdulillah jika memang begitu, mudah-mudahan bisa secepatnya dilaksanakan,” kata Kepala Kanarda Kabupaten Probolinggo Dwi Hartono.
Kendati begitu, dengan adanya ruangan baru tersebut tidak serta merta menghentikan masalah. Sebab dengan anggaran Rp 400 juta dibangun luas lahan 20x 9 meter itu diprediksi hanya bisa menampung tiga tahun. “Paling bertahannya tiga tahun saja, tapi semua juga bergantung kepada arsip yang masuk,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS