Penulis : Wawan Bromo FM Sabtu, 20/02/2016 DRINGU - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Probolinggo memberikan peri...
Penulis : Wawan Bromo FM
Sabtu, 20/02/2016
DRINGU - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Probolinggo memberikan peringatan akan menindak keras tindakan kader-kader Ansor di bawah jika sampai terlibat politik praktis dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Probolinggo di tahun 2018 mendatang.Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis, Jum’at (19/2/2016). Peringatan tersebut disampaikan menyusul adanya salah satu kader Ansor yang direkomendasikan PKB maju dalam Pilkada tahun 2018. Para pengurus GP Ansor di semua tingkatan diminta untuk tetap bersikap netral.
“Kami akan memberikan tindakan tegas jika ada pengurus GP Ansor terlibat saling dukung mendukung dalam Pilkada mendatang,” katanya.
Menurut Muchlis, GP Ansor adalah badan otonom (banom) NU dan bukan banon PKB. Sehingga apapun rekomendasi yang diberikan terhadap kadernya, pengurus GP Ansor harus tetap netral.
“Sesuai Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) GP Ansor dan penegasan Muktamar NU ke-33 di Jombang yang menguatkan lembaga maupun badan otonom yang bernaung dibawahnya berpegang teguh pada Khittah NU 1926. Dimana artinya tidak berpolitik praktis,” jelasnya.
Sebagai organisasi kepemudaan dibawah naungan NU jelas Muchlis, GP Ansor tidak mau terjebak dalam ranah politik. Karena persoalan politik tersebut bukan wilayahnya. “Saya sering mendapat pertanyaan dari beberapa PAC Ansor, terkait mantan Sekjen PP GP Ansor (Malik Haramain) yang direkomendasikan untuk maju Pilkada 2018 nanti. Saya ingatkan, GP Ansor Kabupaten Probolinggo harus netral dan tidak boleh saling mendukung,” tegasnya.
Meski tidak mendukung calon siapapun lanjut Muchlis, bukan berarti GP Ansor tutup mata dan tidak mau mengikuti terhadap perkembangan mendatang. Sebab pihaknya akan siap mendukung bupati-wakil bupati terpilih nanti. “Siapapun yang terpilih kami akan mendukung, tapi sekarang netral dulu,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS