Penulis : Dimaz Bromo FM Senin, 01/02/2016 SUKAPURA - Hingga Minggu (31/1/2016), kepulan asap pekat terus keluar dari mulut kawah Gun...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Senin, 01/02/2016
SUKAPURA - Hingga Minggu (31/1/2016), kepulan asap pekat terus keluar dari mulut kawah Gunung Bromo di Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo. Terlihat tingginya asap bercampur material debu vulkanis mencapai 1.200 mdpk, mengarah ke timur dan timur laut atau ke Kabupaten Probolinggo. Akibatnya, tiga desa di Kecamatan Sumber dihujani abu vulkanis Gunung Bromo.Sejak beberapa hari terakhir, Gunung Bromo terus mengeluarkan abu vulkanis. Bahkan, karena intensitas abu yang relatif lebat pada Sabtu (29/1/2016) membuat sekolah dasar di Desa Wonokerso dipulangkan lebih awal. Selain dipulangkan lebih awal, untuk menghindari bahaya abu vulkanis, pihak guru dan relawan memberikan masker pada para siswa tersebut.
Selain diberikan ke siswa, masker yang berasal dari BPBD Kabupaten Probolinggo, Pramuka dan BPBD Kabupaten Malang juga diberikan kepada para warga yang kebetulan berkendara tanpa masker. Tidak hanya diberikan pada pengguna jalan, pihak desa melaui kepala desa juga diberikan masker yang dititipkan di Kecamatan Sumber.
Karena seringnya abu vulkanis yang mengarah ke Kecamatan Sumber, melalui dinas terkait warga mendapatkan bantuan pakan ternak. Dan pakan ternak tersebut langsung didistribusikan kepada sejumlah desa di Kecamatan Sumber. “Bantuan itu diberikan untuk ternak mereka,” kata Camat Sumber Teguh Prihantoro.
Berdasar pantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Gunung Bromo, aktivitas vulkanis semakin meningkat. Gempa tremor masih berada di kisaran 2 hingga 36 amplitudo milimeter, dominan 8 milimeter. Sementara, bunyi dentuman disertai suara gemuruh kerap terdengar dari puncak kawah gunung api setinggi 2.275 mdpl ini.
“Suara dentuman dan pancaran api juga masih keluar dari kawah Gunung Bromo,” kata Kepala PVMBG Pos Pantau Gunung Bromo Ahmad Subhan.
Gunung Bromo yang naik siaga sejak 4 desember 2015 lalu, hingga kini masih fluktuatif. Meski kerap menurun, namun ancaman hujan debu vulkanis terus meluas. Sedikitnya 12 desa di tiga kecamatan yakni Sukapura, Sumber dan Lumbang terpapar debu vulkanik. Atas hal tersebut, warga dihimbau untuk terus waspada. (maz/abh)


COMMENTS