Penulis : Dimaz Bromo FM Minggu, 07/02/2016 SUKAPURA - Warga sejumlah desa di lereng Gunung Bromo tidak dapat lagi menikmati aliran l...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Minggu, 07/02/2016
SUKAPURA - Warga sejumlah desa di lereng Gunung Bromo tidak dapat lagi menikmati aliran listrik. Pasokan listrik lumpuh pasca kabel dan tiang tertimbun abu vulkanis Gunung Bromo. Sejauh ini, proses perbaikan terus dilakukan.Sejak beberapa hari terakhir, warga suku Tengger di lereng Gunung Bromo tidak dapat menikmati aliran listrik. Terdapat sedikitnya 10 desa dari radius 15 kilometer Gunung Bromo gelap gulita tanpa aliran listrik. Dimulai dari Desa Sapikerep hingga Dusun Cemoro Lawang Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura.
Derita warga semakin bertambah, padahal sebelumnya mereka telah dibuat frustasi oleh hujan abu vulkanis berkepanjangan dari erupsi Gunung Bromo. Meski demikian, warga memilih pasrah menunggu perbaikan dari PLN Distribusi Probolinggo.
“Mau bagaimana lagi, kami hanya terpaksa bisa menunggu saja. Meskipun harus hidup dalam kegelapan setiap malamnya,” ungkap warga Desa Sapikerep Kecamatan Sukapura Sugiono, Minggu (7/2/2016).
Aliran listrik terputus karena isolator pada kabel dan tiang listrik berubah menjadi konduktor pasca tertimbun abu vulkanis, sehingga terjadi arus pendek. Sejauh ini, proses perbaikan tengah dilakukan oleh PLN Distribusi Probolinggo. Tiga regu sekaligus diterjunkan secara paralel guna mengecek aliran listrik di sepanjang jalur wisata lereng Bromo. Dalam dua hari kedepan ditargetkan pasokan energi listrik sudah kembali pulih.
“Kami harus satu persatu mengecek dan membersihkan tiang. Hal itu untuk menormalkan aliran arus listrik,” terang Asmen PLN Distribusi Pasuruan – Probolingo Herastopo Yuli Prasetya. (maz/abh)


COMMENTS