Penulis : Dimaz Bromo FM Jumat, 12/02/2016 KRAKSAAN - Letak geografis Kabupaten Probolinggo yang berada di tepi pantai membuatnya ter...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Jumat, 12/02/2016
Ke-7 kecamatan tersebut meliputi Sumberasih, Tongas, Dringu, Gending, Pajarakan, Paiton dan Kraksaan. Dari 7 kecamatan tersebut yang paling rawan adalah Paiton dan Kraksaan. Ini dikarenakan di 2 kecamatan tersebut rumah penduduk berdekatan dengan laut.
Selain itu, di Pantai Randutatah Kecamatan Paiton dan Pantai Kalibuntu Kecamatan Kraksaan tidak ditanami oleh pohon bakau. Ini dikarenakan kontur tanah di 2 pantai tersebut berpasir.
“Inilah yang membuat 2 Kecamatan tersebut masuk daerah paling rawan abrasi,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi.
Menurut Dwijoko, abrasi terjadi dikarenakan air laut pasang yang disebabkan oleh angin kencang dan tekanan tinggi serta ombak bergerak sangat cepat. Jika ombak pasang tersebut mengenai pantai yang tidak tahan menahan arus gelombang, maka akan terjadi abrasi.
“Abrasi biasanya dapat dikenali dengan sejumlah tanda. Seperti, terjadi angin kencang dan banyak awan cumulonimbus di atas laut yang menunjukkan tekanan udara di sekitar pantai tinggi. Bahaya dari abrasi dapat merubuhkan rumah serta fasilitas umum,” jelasnya.
Untuk itu mantan Camat Bantaran ini mengimbau agar masyarakat menjauhi pantai dengan batas aman 1 km dari tepi pantai. Selain itu, perlunya penanaman bakau di tepi pantai atau pembuatan tangkis laut berupa plengsengan penahan gelombang. “Tujuannya adalah untuk meminimalisir bahaya abrasi,” tambahnya. (maz/ast)


COMMENTS