Penulis : Dimaz Bromo FM Minggu, 31/01/2016 SUKAPURA - Akhir pekan jadi peluang tersendiri bagi wisatawan untuk menghabiskan waktu li...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Minggu, 31/01/2016
SUKAPURA - Akhir pekan jadi peluang tersendiri bagi wisatawan untuk menghabiskan waktu liburannya untuk mengintip pesona erupsi Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo. Selain tampak lebih eksotik, semburan asap bercampur cahaya mentari pagi menambah daya tarik wisatawan yang rela menginap sejak semalam.Ketika matahari beranjak naik, para wisatawan disuguhi dengan aktraksi tari Ojung khas Suku Tengger. Tari Ojung bagian dari ritual untuk meminta agar erupsi Bromo segera kembali pulih, selain dilaksanakan pada Upacara Yadya Kasada.
Supoyo, salah satu tokoh warga Tengger menuturkan selain berharap erupsi reda, digelarnya atraksi Ojung juga bertujuan agar sajian hiburan bagi para pengunjung supaya tidak jenuh lantaran kawasan kawah yang sedang ditutup dari kunjungan. “Ini merupakan tradisi suku Tengger, ” katanya.
Untuk diketahui, berdasarkan pantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pos Gunung Bromo, aktivitas vulkanik hingga Minggu (31/1/2016) terus fluktuatif. Gempa tremor berada di kisaran 3 hingga 36 amplitudo milimeter dominan 5 milimter.
Selain tremor, kawah Bromo kerap muntahkan lava pijar setinggi 1000 meter dengan jangkauan 200 meter di bibir kawah. Semburan asap bercampur material abu vulkanis terus keluar mengarah ke timur dan timur laut atau ke Kabupaten Probolinggo. (maz/abh)


COMMENTS