Penulis : Wawan Bromo FM Minggu, 03/01/2016 KRAKSAAN – Mutu dan kualitas pola konsumsi masyarakat bisa diukur dan dihitung dari Pola ...
Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu, 03/01/2016
“Skor PPH di Kabupaten Probolinggo masih belum mencapai 90%. Oleh karena itu kami berupaya untuk meningkatkan pola konsumsi, setidaknya bisa mendekati angka ideal 100%,” ungkap Kepala Bidang Ketahanan Pangan Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian (BKP4) Kabupaten Probolinggo Joko Suprijanto.
Pria kelahiran Klaten, 25 Juli 1958 ini menjelaskan, setelah dianalisa ternyata belum idealnya pola konsumsi masyarakat berada pada penggunaan beras. Sehingga jumlah kalori yang dikonsumsi terlalu tinggi.
“Masyarakat belum terbiasa makan buah dan sayur. Sehingga kami menyarankan agar masyarakat bisa mengurangi konsumsi beras dan menambah komposisi karbohidrat lain selain beras. Solusi untuk memenuhi kebutuhan vitamin, masyarakat harus membiasakan diri makan sayur dan buah,” jelasnya.
Joko menerangkan, ada beberapa program yang dilakukan berkaitan dengan PPH. Yakni diversifikasi pangan, pemanfaatan lahan pekarangan dengan tanaman buah dan sayur dan sosialisasi makan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman). Hal ini untuk mencukupi kebutuhan energi masyarakat. (wan/abh)


COMMENTS