Penulis : Dimaz Bromo FM Rabu, 06/01/2016 PAKUNIRAN – Perjuangan melayani kesehatan dasar masyarakat merupakan tujuan utama profesi b...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Rabu, 06/01/2016
“Seorang bidan harus selalu siap untuk melaksanakan profesinya dengan penuh tanggung jawab dalam membantu dan melayani kesehatan masyarakat tanpa mengenal lelah dan waktu,” ungkapnya.
Perempuan kelahiran Lumajang, 15 Nopember 1976 ini menjelaskan, bidan telah diakui sebagai sebuah profesi. Tugasnya melayani kesehatan ibu dan bayi, memikul tanggung jawab atas pelayanan yang diberikan dan berupaya secara optimal dengan mengutamakan keselamatan masyarakat.
“Saya selalu berpesan kepada masyarakat untuk menghindari perilaku kesehatan negatif yang menyebabkan kematian pada ibu dan bayi. Juga selalu melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Peran keluarga peduli secara optimal dalam pemeliharaan kesehatan dengan membawa ibu maupun bayi ke tempat pelayanan fasilitas kesehatan,” jelasnya.
Anak kelima dari lima bersaudara pasangan Soebijakto dan Siti Oetami ini menambahkan, kebidanan mempunyai kekhususan sesuai dengan peran dan fungsinya. Bidan bertanggung jawab menolong persalinan. Tidak hanya mengabdi dengan ketulusan, tetapi juga senantiasa berinovasi mampu memperbaiki kualitas dalam melaksanakan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Saya berkeinginan bisa menjadi bidan yang inspiratif, bukan sekadar menolong persalinan. Tetapi juga inovatif membentuk kelompok yang memberi manfaat bagi ibu dan bayi serta turut membantu menyelesaikan permasalahan kesehatan masyarakat terutama kesehatan ibu dan bayi dengan cara memberikan pelayanan dengan baik dan maksimal,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS