Penulis : Wawan Bromo FM Sabtu, 23/01/2016 BANGKOK - Asa pebulutangkis asal Kabupaten Probolinggo Sri Fatmawati untuk meraih medali e...
Penulis : Wawan Bromo FM
Sabtu, 23/01/2016
BANGKOK - Asa pebulutangkis asal Kabupaten Probolinggo Sri Fatmawati untuk meraih medali emas dalam kejuaraan bulutangkis internasional di Bangkok, Thailand, Granular, 19-24 Januari 2016 harus pupus. Dia harus puas hanya mampu meraih medali perunggu setelah terhenti di babak semifinal.Turun dalam nomor tunggal putri, Sri yang mewakili Indonesia harus menelan kekalahan dari atlet tuan rumah Pattarasuda Chaiwan dengan skor 22-20, 11-21 dan 8-21 di babak semifinal, Sabtu (23/1/2016).
Atas hasil tersebut, pebulutangkis asal Desa Tamansari Kecamatan Dringu inipun harus puas hanya meraih medali perunggu. Dalam pertandingan bertitel Granular-Paypaid Junior Open 2016 ini, Sri mampu mengimbangi permainan Pattarasuda dan merebut kemenangan di set pertama. Bahkan sempat terjadi kejar-kejaran angka yang cukup ketat hingga berakhir 22-20.
Hanya saja di set kedua dan ketiga, Sri tidak mampu mengembangkan permainannya karena dipaksa memainkan permainan cepat. Hal ini yang menguras stamina dari Sri Fatmawati sehingga kelelahan dan selalu salah langkah dalam mengantisipasi serangan Pattarasuda.
“Jujur dalam pertandingan ini saya kurang sabar dan kalah struk. Memang struk dia cukup rapi. Yang jelas ke depan, saya akan berupaya agar bisa bermain dengan lebih tenang lagi dan penambahan fisik. Disamping juga struknya juga lebih dimatangkan lagi,” kata Sri.
Sri mampu mencapai babak semifinal, setelah di babak perempatfinal mampu mengalahkan permainan Pearly Koong Le Tan dari Malaysia dua set langsung dengan skor 21-9 dan 21-16.
Sementara Ketua Umum Pengkab PBSI Probolinggo Prijono mengaku bersyukur kepada Allah SWT atas prestasi yang diraih oleh Sri Fatmawati. Apalagi saat ini Sri bukan lagi menjadi wakil dari Kabupaten Probolinggo maupun Provinsi Jawa Timur, tetapi sudah menjadi wakil Negara Indonesia. “Mohon doa masyarakat Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur bahkan Indonesia sehingga Sri bisa menjadi pemain juara dunia,” katanya. (wan/abh)


COMMENTS