Penulis : Wawan Bromo FM Jumat, 29/01/2016 KRAKSAAN – Penciptaan wirausaha baru dilakukan melalui sosialisasi kewirausahaan dan pembe...
Penulis : Wawan Bromo FM
Jumat, 29/01/2016
KRAKSAAN – Penciptaan wirausaha baru dilakukan melalui sosialisasi kewirausahaan dan pemberian pelatihan ketrampilan. Dimana dalam pelatihan ini diharapkan mampu menciptakan wirausaha baru sebanyak-banyaknya. Terlebih selama ini banyak sekali masyarakat yang menganggur dan belum mendapatkan pekerjaan. Bahkan tidak jarang juga yang menjadi korban PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) oleh perusahaan.“Animo masyarakat untuk menjadi seorang wirausahawan masih sangat kurang. Sebab karena mereka lebih memilih menjadi pegawai yang tidak mempunyai resiko tinggi. Mereka takut rugi jika menjadi seorang wirausahawan. Inilah yang menjadi tantangan dan hambatan dalam penumbuhan wirausaha baru,” ungkap Kepala Bidang Bina UKM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo Bambang Supriadi.
Untuk mengatasi hal tersebut jelas Bambang, pihaknya gencar turun langsung kepada masyarakat untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman dalam menjadi seorang wirausaha. Bahkan kami juga memberikan pelatihan ketrampilan sesuai dengan potensi di masing-masing kecamatan.
“Selain itu, kami juga memberikan pelayanan konsultasi bisnis secara gratis di KKB (Klinik Konsultasi Bisnis) yang berada di Kecamatan Tongas. Bagi masyarakat yang ingin belajar usaha bisa konsultasi di KKB. Nanti bisa ditanyakan peluang-peluang apa yang bisa diambil masyarakat untuk dijadikan usaha,” jelasnya.
Tidak hanya itu saja, Pemkab Probolinggo juga gencar melakukan even-even pameran sekaligus pemberian penghargaan untuk menumbuhkan minat berwirausaha kepada masyarakat.
“Pemkab Probolinggo melalui SKPD terkait juga telah banyak mendorong kepada masyarakat untuk menjadi seorang wirausaha. Misalnya melalui program OVOP (One Village One Product), pendidikan ketrampilan, pembentukan usaha bersama dan pemberdayaan perempuan. Mereka semua berupaya mencetak wirausaha baru,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS