Penulis : Dimaz Bromo FM Kamis, 21/01/2016 KRAKSAAN - Aksi hacker dengan modus meminta pulsa kali ini tidak lagi melalui BalckBerry...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Kamis, 21/01/2016
Humas RSUD Waluyo Jati Sugianto mengatakan pihak RSUD sudah 2 kali ditipu minta kiriman pulsa oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Hal inilah yang membuat pihak rumah sakit resah. Pihak rumah sakit kata Sugianto, berencana akan laporkan kasus penipuan pulsa yang dialaminya.
Awal kejadian itu dialami oleh 2 dokter rumah sakit yang saat itu sedang bertugas jaga. Dimana pihak rumah sakit bagian apotek mendapat telepon mengatasnamakan 2 dokter untuk dikirimi pulsa.
Modus itu mengatasnamakan dua dokter. Yakni, dokter Pramono meminta transfer pulsa sebanyak Rp 500 ribu dan dokter Sofi Rp 200 ribu. Jika ditotal keduanya meminta pulsa sebesar Rp 700 ribu. Dari nominal itu terpaksa melayang ke tangan pelaku.
Modusnya, dimana seseorang menanyakan dokter siapa yang sedang bertugas. Ketika pihak RS memberikan info, pelaku menanyakan nomer Iphone apotik.
Setelah diketahui, pihak penipu menelfon apotik dengan nomor Iphone sehingga tampak penelpon dari pihak rumah sakit. Dengan mengatasnamakan 2 dokter tersebut, pulsa dikirimkan pada pelaku karena pihak apotek meyakini kalau telepon yang diterimanya dari 2 dokter jaga di rumah sakit tersebut kala itu.
“Kami masih akan berkoordinasi dengan direktur, jika memungkinkan nanti akan melapor pada pihak yang berwajib,” ujar Sugianto, Kamis (21/01/2016).
Ironisnya lagi, saat ini pihak rumah sakit juga masih ditelfon dengan orang yang mengaku asal Kota Kraksaan dengan alasan dan modus yang sama. Pelaku mencoba menipu pihak rumah sakit lagi yang kedua kalinya. Namun, aksinya gagal, karena pihak RS sudah mengetahui gelagat penipuan yang sebelumnya.
Atas hal itu, pihaknya juga menghimbau bila apotek mendapat telfon dari seseorang yang menanyakan dokter yang bertugas, ia menganjurkan agar tidak diterima. (maz/abh)


COMMENTS