Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 27/01/2016 KRAKSAAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo, Rabu (27/1/2016) men...
Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 27/01/2016
Rabu, 27/01/2016
KRAKSAAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo, Rabu (27/1/2016) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di lantai dasar Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan.
Dalam rakerda yang diikuti oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), UPZ Pertanian dan pengurus Baznas Kabupaten Probolinggo ini, Baznas menaikkan target perolehan dana Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) tahun 2016 sebesar Rp 2 milyar. Rinciannya, zakat sebesar Rp 1 milyar serta infaq dan shadaqah sebesar Rp 1 milyar.
Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzammil mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program organisasi tahun 2015, terutama penerimaan dan penyaluran dana ZIS. “Selain itu menyusun program kerja untuk tahun 2016,” katanya.
Menurut Muzammil, selama tahun 2015 perolehan dana Zakat Infaq dan Shadaqah (ZIS) mencapai Rp 1.073.665.986 dengan rincian zakat sebesar Rp 247.626.718 dan infaq/shadaqah sebesar Rp 826.039.268. Padahal di awal tahun targetnya masing-masing sebesar Rp 1 milyar. “Kalau saja target tersebut terealisasi, maka akan semakin banyak masyarakat yang bisa dibantu,” jelasnya.
Ke depan Muzammil berharap bagaimana Pegawai Negeri Sipil (PNS) ada semangat baru dalam menunaikan ZIS kepada Baznas Kabupaten Probolinggo. Begitu juga dengan wajib zakat di semua tingkatan untuk lebih giat memenuhi kewajibannya sebagai seorang Islam.
“Kalau pembayaran dilakukan dengan baik, maka kemiskinan bisa ditangani dengan baik. Sehingga pola program pemerintah untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari faktor kemiskinan bisa terwujud. Sebab hasil pengumpulan ZIS ini ternyata sangat membantu dalam mengurangi angka kemiskinan,” pungkasnya. (wan/abh)



COMMENTS