Penulis : Wawan Bromo FM Kamis, 25/01/2016 SUKAPURA - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Probolinggo, Sabtu dan Mi...
Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 25/01/2016
SUKAPURA - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Probolinggo, Sabtu dan Minggu (23-24/1) menggelar rapat kerja cabang (rakercab) I tahun 2016 di Wisma Ucik Bromo Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo. Rakercab ini diikuti oleh semua pengurus PC GP Ansor dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor se-Kabupaten Probolinggo.Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis mengungkapkan Rakercab ini bertujuan untuk mengevaluasi program setahun berlalu serta merumuskan bersama program setahun yang akan datang untuk meningkatkan sinergitas dan produktivitas pengurus di semua tingkatan
“Ada lima prioritas program tahun ini yang akan dilakukan oleh GP Ansor di semua tingkatan di Kabupaten Probolinggo. Yakni, kaderisasi, ekonomi, sosial, keagamaan dan kebanseran,” katanya.
Menurut Muchlis, kaderisasi dilakukan untuk memastikan bahwa pengurus PAC sampai ranting solid dan menyelenggarakan minimal PKD (Pelatihan Kepemimpinan Dasar) sekali dalam se tahun.
“Ekonomi dilakukan dengan mengembangkan koperasi Serba Usaha BMT Ansoruna yang sudah terbentuk dan berjalan serta membuat badan-badan usaha ekonomi di tingkat PAC yang nantinya akan menjadi penopang kewirausahaan dan peningkatan ekonomi pengurus serta organisasi,” jelasnya.
Untuk sosial jelas Muchlis, akan dilakukan melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang sudah dibentuk supaya semakin efektif dengan menyisir, mengumpulkan serta mendistribusikan baju layak pakai serta mainan bekas yang layak kepada yang berhak menerima.
“Untuk program sosial, kami juga akan melaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah untuk bangsa setiap satu bulan sekali di setiap PAC kerja sama dengan PMI Kabupaten Probolinggo,” terangnya.
Selanjutnya untuk keagamaan akan difokuskan kepada Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor yang dibentuk istiqomah dari segi jadwal. “Kegiatan ini dilakukan untuk mensyiarkan sholawat sampai ke tingkatan ranting dan semua elemen agar pemuda lebih cinta berdzikir dan bersholawat,” tambahnya.
Hal lain terang Muchlis adalah mencegah serta mengantisipasi aliran-aliran sesat yang ingin menghancurkan NKRI seperti Gafatar, ISIS dan yang lain dengan cara meminta pemerintah serta pihak terkait Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Penguruc Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU).
“Tujuannya untuk ikut serta melakukan pengawasan dan pembinaan serta membuat program yang bersinergi untuk menangkal masuknya aliran-aliran sesat ini di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS