Penulis : Wawan Bromo FM Selasa, 05/01/2016 KRAKSAAN - Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 tahun 2010 tanggal 5 Januari 2010, Ko...
Penulis : Wawan Bromo FM
Selasa, 05/01/2016
Peringatan HUT Kota Kraksaan ke-6 mengambil tema “Melanjutkan Pemantapan Perekonomian dan Daya Saing Daerah Bagi Percepatan Peningkatan Kesejahteraan Rakyat yang Berkeadilan”. Sejumlah agenda telah dibuat oleh Pemkab Probolinggo. Salah satunya adalah tasyakuran yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Kraksaan, Selasa (5/1).
Tasyakuran HUT Kota Kraksaan ke-6 ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si serta Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setyawan dan Ketua Pengadilan Negeri Kraksaan Agus Widodo serta perwakilan Forkopimda Kabupaten Probolinggo.
Hadir pula Ketua MUI Kabupaten Probolinggo KH. Munir Kholili, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan H. Nasrullah A. Suja’i, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Moch. Nawi serta sejumlah Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Kegiatan ini dilakukan usai melakukan ziarah ke makam Raden KH Abdul Wahab atau yang lebih dikenal dengan Kiai Ronggo di Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan. Dimana ziarah ini diawali dengan pembacaan Surat Yasin dilanjutkan dengan tahlil serta diakhiri dengan doa. Selanjutnya dilakukan tabur bunga di atas makam Kiai Ronggo oleh Bupati Tantri dan diikuti oleh seluruh undangan lain.
Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si mengungkapkan sejak tanggal 5 Januari 2010 lahirlah PP Nomor 2 Tahun 2010 tentang Kota Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo.
“Perjalanan 6 tahun ini masih belum sempurna. Semoga momentum ini menjadi motivasi dalam pelaksanaan pembangunan, pelayanan kepada masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan dan diberi kemudahan untuk menuju Kabupaten Probolinggo yang baldatun toyyibatun warabbun ghafur,” ujarnya.
Menurut suami Bupati Probolinggo ini, selama 6 tahun terakhir, Pemerintah Daerah bersama Forkopimda telah bersama-sama berdiskusi dan melahirkan kebijakan, khususnya di bidang pembangunan di Kota Kraksaan. Terlebih MUI dan FKUB aktif memberikan masukan pemikiran demi perbaikan pembangunan di Kabupaten Probolinggo.
“Tidak ada persoalan yang tidak bisa dipecahkan kecuali dengan musyawarah mufakat lintas tupoksi dan lintas amanah. Sehingga permasalahan yang ada bisa bersama-sama diselesaikan. Begitu indahnya kebersamaan,” jelasnya.
Tasyakuran peringatan HUT Kota Kraksaan ke-6 sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Tantri didampingi oleh suaminya Hasan Aminuddin. Kegiatan ini diakhiri dengan makan nasi tumpeng bersama-sama. (wan/abh)


COMMENTS