Penulis : Wawan Bromo FM Selasa, 26/01/2016 PAITON - Polres Probolinggo secara resmi melaunching (rilis) rumah kantor (rukan) Bhabink...
Penulis : Wawan Bromo FM
Selasa, 26/01/2016
PAITON - Polres Probolinggo secara resmi melaunching (rilis) rumah kantor (rukan) Bhabinkamtibmas dan program Molimo (Madat, Madon, Minum, Main dan Maling) di Rukan Bhabinkamtibmas Ipda Hasani di Desa Randumerak Kecamatan Paiton, Selasa (26/1/2016).Rilis yang dilakukan oleh Dir Binmas Polda Jatim Kombes Pol Gamar Basri ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dan Forkopimda Kabupaten Probolinggo. Tidak ketinggalan pula sejumlah Kepala SKPD, keluarga besar Polres Probolinggo, Forkopimka, anggota Bhayangkari, Kepala Desa dan Babinsa Kodim 0820 Probolinggo.
Kegiatan ini diawali dengan teatrikal tentang keberadaan Rukan Bhabinkamtibmas dalam menyelesaikan polemik isu santet di Kabupaten Probolinggo. Kemudian dilanjutkan dengan selayang pandang Polres Probolinggo.
Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setyawan mengungkapkan saat ini ada 26 anggota Polres Probolinggo yang tinggal di desa terdiri dari 25 Bhabinkamtibmas dan 1 Polair. Sementara wilayah hukum Polres Probolinggo meliputi 294 desa di 21 kecamatan. Dari jumlah tersebut, berarti masih ada 268 desa yang belum ada Rukan Bhabinkamtibmas.
“Dari 21 kecamatan, Rukan Bhabinkamtibmas baru ada 18 kecamatan. Tiga kecamatan yang belum ada diantaranya Kecamatan Leces, Tegalsiwalan dan Bantaran. Saya yakin anggota sudah paham dengan situasi di desanya. Jika sedang berada di polsek, bisa melapor ke istrinya. Gunakankan Rukan Bhabinkamtibmas ini untuk diskusi dan menyelesaikan masalah,” jelasnya.
Terkait program Molimo, Kapolres Iwan menegaskan bahwa itu merupakan sebuah terobosan lama yang diperbarui lagi dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Probolinggo.
Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan terima kasih atas ide cerdas Polres Probolinggo sehingga bisa menjadi solusi penanganan di desa sebagai upaya pendekatan kepada masyarakat. “Semoga kekurangannya bisa dilakukan bersama dengan Pemerintah Daerah dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan makmur,” katanya.
Terkait dengan masih banyaknya kekurangan Rukan Bhabinkamtibmas, Bupati Tantri memberikan ide solusi agar pelayanannya maksimal dan masyarakat tidak jauh-jauh datang ke polsek. Salah satunya dengan memanfaatkan balai desa untuk mendekatkan kepada masyarakat.
“Solusinya ada peluang di desa, dimana saya mewajibkan kades untuk menganggarkan sarana telekomunikasi berupa HT kepada kades dan bidan. Sebab kesehatan ini menjadi prioritas. Manakala setuju nantinya akan saya keluarkan Perbup (Perbup) tentang pengadaan alat komunikasi sehingga cita-cita menciptakan situasi aman dan damai bisa terwujud,” tegasnya.
Sedangkan Kombes Pol Gamar Basri menyampaikan bahwa Rukan Bhabinkamtibmas dan program Molimo merupakan terobosan kreatif yang diharapkan bisa menjadi pioner bagi Polres lain. Apalagi Molimo sudah tidak asing lagi bagi masyarakat.
“Rukan Bhabinkamtibmas sangat mendukung dan saling menguntungkan. Isu santet realitanya masih ada dan masyarakat masih percaya santet. Molimo memang kenyataan yang sering terjadi di masyarakat. Dengan keberadaan Rukan Bhabinkamtibmas ini semoga program Molimo bisa dilaksanakan dengan baik,” katanya. (wan/abh)


COMMENTS