Penulis : Dimaz Bromo FM Jumat, 08/01/2016 KRUCIL – Meskipun mempunyai tantangan dan memerlukan pengorbanan dalam melayani masyarakat...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Jumat, 08/01/2016
KRUCIL – Meskipun mempunyai tantangan dan memerlukan pengorbanan dalam melayani masyarakat, profesi bidan merupakan sebuah tugas mulia dalam membantu masyarakat. Sebagaimana yang dialami Anik Suprapti, bidan yang bertugas di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kertosuko Kecamatan Krucil.Perempuan kelahiran Blitar, 24 Agustus 1984 ini mengaku, profesi bidan harus dijalani dengan hati senang dan bangga dapat melayani kesehatan hingga dapat dipercaya masyarakat. “Meskipun dalam memberikan pelayanan terkadang butuh pengorbanan dan tantangan agar bisa membantu masyarakat dengan baik,” ungkapnya.
Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Mardi dan Karti ini dalam setiap pertemuan kader Posyandu selalu meminta agar ibu-ibu hamil hendaknya melakukan persalinan pada tempat pelayanan kesehatan dan ditangani tenaga medis.
“Tujuannya untuk menghindari tingkat kematian bagi ibu melahirkan dan bayi. Dengan melakukan persalinan di tempat pelayanan kesehatan, tentunya tenaga medis akan memberikan pelayanan kesehatan secara optimal,” jelasnya.
Alumni SDN 1 Sumberurip Doko Blitar ini memulai profesi bidan setelah lulus DIII Poltekes Malang, 2006 lalu. Saat itu dirinya yang berinisiatif dan bercita-cita ingin membantu kesehatan masyarakat mendapatkan peluang kerja di Pustu Kertosuko Kecamatan Krucil. Profesi inilah kemudian dijalaninya hingga saat ini.
“Sejak kecil saya memang bercita-cita ingin membantu memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama pada Kesehatan Ibu dan Anak (KIA),” tegas alumni SMPN 2 Wlingi ini.
Alumni SMAN 1 Garun Blitar ini meminta, masyarakat agar selalu memeriksakan secara rutin usia kehamilan sedini mungkin. Para ibu hamil (bumil) dan balita harus rutin memeriksakan kesehatannya ke Posyandu. Bagi lintas sektor masyarakat agar selalu memberikan dukungan penuh terhadap program-program kesehatan di desa maupun kecamatan.
“Menjadi tenaga medis yang memberikan pelayanan kesehatan profesional harus dilakukan dengan penuh pengorbanan. Bahkan harus dihadapi dengan penuh kesabaran baik dalam memberikan informasi kesehatan maupun melaksanakan proses persalinan bagi ibu-ibu melahirkan,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS