Penulis : Dimaz Bromo FM Jum'at, 15/01/2016 TIRIS - Proyek pipanisasi PDAM Kabupaten Probolinggo seharga Rp 30 m...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Jum'at, 15/01/2016
TIRIS - Proyek pipanisasi PDAM Kabupaten
Probolinggo seharga Rp 30 miliar di Desa Ranuagung Kecamatan Tiris pengerjaannya
di stop oleh Perum Perhutani KPH Kabupaten Probolinggo. Padahal proyek yang
didanai oleh APBN itu bertujuan untuk mengatasi kesulitan air bersih dan
kekeringan di wilayah Kecamatan Tiris dan sekitarnya.
Proyek
pemasangan pipa sepanjang 7 kilometer yang dikerjakan oleh sumber daya air
(SDA) Provinsi Jawa Timur melalui CV rekanannya sejak bulan Agustus tahun lalu
itu hingga saat ini masih belum selesai. Sejatinya proses pengerjaan proyek
pipanisasi itu diharapkan selesai pada akhir tahun 2015 lalu. Namun karena
adanya permasalahan ini, proyek ini molor proses pengerjaannya.
“Baik surat
ijin dan perpanjangan proyek ini sudah kami urus ke Bupati dan Perhutani pusat
terkait ijin untuk menggunakan lahan milik Perhutani di hutan Kecamatan Tiris
agar bisa dilintasi pipa sepanjang dua
kilometer,” ujar Direktur PDAM Kabupaten Probolinggo Bambang Lasmono.
Berdasarkan
informasi yang diperoleh, dihentikannya proyek pipanisasi PDAM oleh Perum
Perhutani KPH Kabupaten Probolinggo ini dikarenakan belum terbitnya surat ijin
pemanfaatan hutan yang kini sedang diurus oleh pihak PDAM Kabupaten Probolinggo
di Perum Perhutani pusat. “Hutan ini milik saya, jika ingin memanfaatkannya
harus ijin dulu” ujar mantri Perum Perhutani KPH Hutan Tiris Surya.
Padahal
sebelumnya saat Safari Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Kecamatan
Tiris beberapa waktu lalu, anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin,
M.Si didampingi Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE secara gamblang
menyampaikan bahwa segala hal yang menyangkut pembangunan dan kepentingan orang
banyak agar didukung dan tidak dihambat. (maz/abh)



COMMENTS