Penulis : Wawan Bromo FM Minggu, 24/01/2016 DRINGU – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Probolinggo mengubah sistem pompa d...
Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu, 24/01/2016
DRINGU – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Probolinggo mengubah sistem pompa dari sistem energi listrik PLN menjadi sistem gravitasi. Sistem pompa gravitasi dengan jaringan perpipaan ini dilakukan sebagai upaya efisiensi energi listrik.Direktur PDAM Kabupaten Probolinggo Bambang Lasmono mengatakan selama ini air di pompa dengan menggunakan listrik PLN. Tetapi dengan adanya perubahan sistem pompa ini, maka pipa langsung disalurkan ke mata air dan ground. Sehingga beban pembayaran PLN berkurang.
“Dengan sistem pompa gravitasi ini, ada efisiensi sebesar Rp 300 juta per bulan. Sebab ketika menggunakan jaringan PLN, biaya yang harus kami keluarkan mencapai Rp 600 juta per bulan,” katanya, Minggu (24/1/2016).
Perubahan sistem pompa ini, jelas Bambang, juga akan menambah cakupan pelayanan air kepada masyarakat. Sebab saat ini dengan sistem baru ini debit air yang dihasilkan mencapai 100-200 liter/detik. Berbeda saat menggunakan energi listrik yang debitnya hanya 50 liter/detik.
“Dengan sistem gravitasi, maka kami bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Pasalnya masyarakat bisa dilayani selama 24 jam nonstop. Pada waktu menggunakan energi listrik, kami mematikan pompa saat beban puncak untuk menghindari beban PLN yang sangat besar. Semua ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS