Penulis : Wawan Bromo FM Sabtu, 16/01/2016 KRAKSAAN – Hingga akhir September 2015, sentra tanaman kacang tanah di Kabupaten Proboling...
Penulis : Wawan Bromo FM
Sabtu, 16/01/2016
Sentra terbesar kacang tanah berada di Kecamatan Lumbang seluas 457 hektar dan Tiris seluas 455 hektar. Selanjutnya disusul Kecamatan Bantaran seluas 207 hektar, Wonomerto seluas 164 hektar, Kuripan seluas 127 hektar dan Tegalsiwalan seluas 109 hektar. Sementara daerah lain luasannya tidak sampai 100 hektar.
Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi mengatakan, peningkatan luas hamparan kacang tanah disebabkan kacang tanah merupakan salah satu bahan dasar beragam produk olahan kacang tanah.
“Saat ini kacang tanah memiliki pangsa pasar yang bagus. Rata-rata petani melihat peluang adanya keuntungan yang didapat dari kacang tanah tersebut. Dengan dasar ini mereka menanam kacang tanah di lahannya masing-masing. Terlebih sambil menunggu datangnya musim hujan,” jelasnya.
Mahbub menambahkan, tanaman kacang tanah itu dapat tumbuh subur di lahan sawah. Proses penanamannya pun cukup mudah. Karena setelah kurang lebih tiga bulan, tanaman kacang tanah sudah bisa dipanen.
“Hasil panen kacang tanah ini cukup bagus. Sebab, tanaman kacang tanah ini bisa tumbuh subur dan tidak sampai kekeringan. Selain itu, kacang tanah memiliki pangsa pasar yang cukup bagus baik lokal, regional hingga nasional. Salah satunya untuk memenuhi kebutuhan pabrik pengolahan kacang,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS