Penulis : Dimaz Bromo FM Minggu, 03/01/2016 SUKAPURA - Sejak beberapa hari terakhir, Dusun Cemoro Lawang Desa Ngadisari Kecamatan Suk...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Minggu, 03/01/2016
SUKAPURA - Sejak beberapa hari terakhir, Dusun Cemoro Lawang Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura terus diguyur abu vulkanik Gunung Bromo dengan intensitas sedang. Dusun tersebut merupakan dusun terdekat dari Gunung Bromo atau hanya berjarak sekitar 3 kilometer. Di dusun itu pula merupakan tempat melihat Gunung Bromo dengan jarak paling dekat.Sejak malam pergantian tahun hingga merayakan tahun baru kemarin, pengunjung tidak lagi bisa melihat suasana asri dan hijaunya tanaman sayuran warga. Hal ini karena semua sudah tertimbun abu vulkanik dari erupsi Gunung Bromo.
Bahkan, papan selamat datang di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang ada di sekitar loket, nyaris tidak bisa terbaca karena tertutup abu vulkanik. Petugas loketpun malah disibukkan dengan membersihkan area wisata dari abu yang terus mengguyur di area tersebut dengan ketebalan mencapai 2 milimeter.
Selain itu, pengunjung juga hanya bisa melihat warga-warga lereng Gunung Bromo yang disibukkan dengan membersihkan atap dan rumah dari abu vulkanik. Hal tersebut terlihat hampir setiap hari.
Meica, wisatawan asal Belanda mengaku tetap senang meski kondisi Gunung Bromo pada pergantian tahun ini sedang erupsi. “Saya rasa tetap bagus pemandangan Bromo, malah terlihat lebih bagus. Kami tetap senang,” kata Meica, Minggu (03/01/2016).
Hingga saat ini Bromo terus menyemburkan asap kelabu kecoklatan tebal dengan tekanan sedang hingga kuat dengan ketinggian 1.500 meter dan mengarah ke tenggara dan timur. (maz/abh)


COMMENTS