Penulis : Dimaz Bromo FM Kamis, 14/01/2016 PAKUNIRAN - Jembatan Sumber Kembar Kecamatan Pakuniran yang sempat putus karena terken...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Kamis, 14/01/2016
PAKUNIRAN - Jembatan Sumber Kembar Kecamatan Pakuniran yang sempat putus karena terkena banjir, akhirnya selesai dibangun. Jembatan yang menelan anggaran sekitar Rp 2,5 miliar itu, di design storen dam guna memperkuat kaki jembatan. Namun, kapasitas notase kendaraan yang melintasi jembatan itu maksimal 4 ton.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengatakan, pembangunan jembatan itu merupakan hasil dari anggaran APBD 2015 dan bantuan dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Dimana anggaran sekitar Rp 320 juta untuk pembangunan kaki jembatan. Sedangkan bantuan dari BNPB sekitar Rp 2 miliar untuk membangun badan jembatan dan storen dam.
”Dengan adanya storen dam itu, dapat memperkuat kaki jembatan. Sebab, storen dam itu dapat menahan laju arus sungai. Selain itu menimbulkan endapan tanah atau sedimentasi yang meperkuat kaki jembatan,” katanya.
Dwijoko menjelaskan, jembatan dengan panjang sekitar 24 meter dan lebar 5 meter itu, memiliki kekuatan dilintasi kendaraan tonase maksimal 4 ton. Sebab, jalan yang melintasi jembatan itu sendiri adalah jalan kabupaten kelas 3. Jadi kendaraan besar yang boleh melintasi maksimal truk diesel, bukan truk fuso. ”Dengan design jembatan sekarang, kekuatannya lebih tinggi dibanding bangunan jembatan yang lama itu,” jelasnya.
Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengatakan, jembatan yang dibangun itu sebagai bentuk kepedulian Pemda untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mempermudah akses transportasi.
“Jembatan ini dibangun secepat mungkin, mengingat menjadi akses banyak warga. Saya berharap, warga juga ikut memelihara jembatan ini. Supaya, jembatan tidak cepat rusak dan tidak putus lagi,” harapnya. (maz/abh)


COMMENTS