Penulis : Wawan Bromo FM Senin, 18/01/2016 KRAKSAAN – Harga komoditas pertanian jenis sayuran di beberapa pasar tradisional di Kabu...
Penulis : Wawan Bromo FM
Senin, 18/01/2016
KRAKSAAN – Harga komoditas pertanian jenis sayuran di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo hingga Senin (18/01/2016) kompak turun. Penurunan paling drastis terjadi pada komoditi tomat sebesar 30,0% dari Rp 10.000/kg menjadi Rp 7.000/kg dan lombok merah besar sebesar 25,9% dari Rp 27.000/kg menjadi Rp 20.000/kg.Komoditas pertanian lain yang harganya turun meliputi bawang merah sebesar 14,3% dari Rp 35.000/kg menjadi Rp 30.000/kg, wortel sebesar 6,7% dari Rp 15.000/kg menjadi Rp 14.000/kg dan kol bulat sebesar 20,0% dari Rp 10.000/kg menjadi Rp 8.000/kg.
Sisi lain harga sejumlah komoditas pertanian justru naik. Seperti, bawang putih sebesar 8,3% dari Rp 24.000/kg menjadi Rp 26.000/kg, lombok kecil sebesar 4,0% dari Rp 25.000/kg menjadi Rp 26.000/kg dan jagung kuning pipilan kering sebesar 10,0% dari Rp 5.000/kg menjadi Rp 5.500/kg.
Sementara komoditas pertanian lain harganya masih stabil dan tidak ada perubahan dari minggu sebelumnya. Beras IR 64 Super sebesar Rp 9.500/kg, beras IR 64 Premium sebesar Rp 9.000/kg, beras IR 64 Medium sebesar Rp 8.500/kg, kedelai sebesar Rp 7.500/kg, kacang hijau sebesar Rp 20.000/kg dan kentang sebesar Rp 14.000/kg.
“Perkembangan harga komoditas pertanian ini didapat dari kegiatan penyusunan informasi harga pasar. Dari hasil survei, komoditas pertanian jenis sayuran harganya kompak turun. Hal ini terjadi karena stok melimpah dan permintaan berkurang,” ungkap Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi. (wan/abh)


COMMENTS