Penulis : Dimaz Bromo FM Kamis, 07/01/2016 KRAKSAAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo telah menggelontorkan dana untuk pe...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Kamis, 07/01/2016
Kepala Bidang Pertamanan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Probolinggo Zaenal Ansori mengatakan, dana tersebut digunakan untuk membangun taman aktif beserta seluruh kelengkapannya untuk melengkapi keberadaan taman aktif SL Park yang lama di sebelah utara.
“Kami menganggarkan sekitar Rp 700 juta untuk pembangunan SL Park dua ini. Dimana fungsinya sebagai taman aktif sesuai dengan harapan ibu Bupati untuk menjadikan taman kota sebagai sarana rekreasi yang gratis dan bisa dinikmati segala umur dan kalangan,” katanya.
Zaenal mengungkapkan pembangunan taman ini sejatinya sudah dikerjakan sejak bulan Agustus lalu dan fisiknya diselesaikan pada akhir tahun lalu. Namun, karena keterbatasan dana yang dimiliki oleh BLH akhirnya, proyek ini masih terus dikerjakan secara bertahap sambil menunggu adanya anggaran.
“Bertahap terus kami kerjakan dan lengkapi seluruh fasilitas taman ini, agar membuat pengunjungnya merasa nyaman dan bangga memiliki taman ini,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan sarana yang telah difungsikan dan tersedia di SL Park 2 ini semuanya menggunakan teknologi yang ramah lingkungan. Seperti penggunaan lampu LED sebagai penerangan taman yang hemat energi, terdapatnya panel tenaga surya yang difungsikan untuk mengkonversi tenaga matahari menjadi listrik cadangan yang dapat digunakan oleh seluruh lampu taman. Juga tersedianya toilet umum dan pos pengamanan.
“Khusus pos pengamanan jumlahnya akan ditambah baik fisik posnya juga personilnya yang juga butuh bantuan dari Satpol PP untuk menertibkan pengunjung dimalam hari,” jelasnya.
Selain tersedianya fasilitas tersebut, juga terdapat sarana lainnya seperti jogging track untuk pejalan kaki dan juga refleksi track untuk lansia dan orang yang mengalami sakit rematik. “Setelah ini akan disediakan hamparan pasir beserta alat-alat permainan anak di sebelah tenggara taman ini,” terangnya.
Terkait kenyamanan dan keamanan SL Park ini ternyata masih dikeluhkan oleh warga sekitar taman itu yang mengaku resah karena banyaknya pemuda-pemudi yang tetap berkeliaran di sekitar taman untuk memadu kasih hingga larut malam. Padahal sudah jelas di papan pengumuman bahwa batas maksimal kunjungan yakni pukul 22.00 WIB.
“Terutama malam minggu bisa dipastikan taman ini ramai didatangi pengunjung, namun jika sudah larut malam ada saja yang menyalahgunakan taman ini untuk hal yang negatif,” kata Sa’adah, salah seorang pedagang sekitar taman setempat. (maz/abh)


COMMENTS