Penulis : Dimaz Bromo FM Minggu, 03/01/2016 KRAKSAAN – Guyuran abu vulkanik dari erupsi Gunung Bromo dirasa semakin serius. Terlebih ...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Minggu, 03/01/2016
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengungkapkan sesuai rilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pantau Gunung Api Bromo, status Gunung Bromo masih tetap siaga. Namun, intensitas hujan abu vulkanik di wilayah Probolinggo membuat BPBD Kabupaten Probolinggo mengajukan bantuan logistik ke BNPB.
“Logistik yang diajukan ke BNPB terdiri atas sejumlah item. Di antaranya adalah family kit, lauk pauk untuk perbaikan gizi dan sejumlah logistik lain. Mudah-mudahan segera terealisasi,” katanya.
Dwijoko mengatakan pihaknya juga mengajukan bantuan masker untuk masyarakat. Sebelumnya, BNPB sudah melakukan droping 12 ribu masker. Namun, jumlah itu ternyata belum mencukupi. “Jumlah itu tidak bertahan lama. Apalagi dropingnya tidak hanya di Kecamatan Sukapura,” jelasnya.
Menurut Dwijoko, BPBD sendiri juga menyiapkan masker. Saat ini masih ada stok 80 ribu masker. Sedangkan untuk yang didroping sudah mencapai lebih dari 50 ribu masker.
“Meski stoknya masih banyak, tidak menutup kemungkinan bisa habis dalam seminggu. Tergantung kondisinya bagaimana. Yang terpenting bagi kami terus melayani masyarakat,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS