Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 13/01/2016 PAITON - Sebuah truk sarat muatan teh gelas yang dikemudikan Subiyanto (62) asal Situbo...
Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 13/01/2016
PAITON - Sebuah truk sarat muatan teh gelas yang dikemudikan Subiyanto (62) asal Situbondo, terguling di sisi barat jembatan baru Randumerak Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo, Rabu (13/01/2016). Dengan demikian, jembatan yang masih belum difungsikan itu, pertama kali memakan korban, meski tidak memakan korban jiwa.
Kejadian ini bermula saat truk nopol N 8203 UT melaju dari arah barat ke timur. Diduga mengantuk dan bingung dengan kondisi jalur di jembatan itu, sehingga laju truk hilang kendali ke arah kiri dan terguling di tepi badan jalan.
Subiyanto, sopir truk mengaku dirinya tengah mengantuk dan bingung dengan jalur jembatan yang masih belum difungsikan itu. Saat itu, dirinya melaju pelan tidak sampai 50 km/jam. Ia membawa muatan teh gelas dari Beji Pasuruan menuju Bali.
”Muatan tidak berat, karena membawa teh gelas saja. Hanya saja saya bingung, karena ada dua jalur. Apalagi ini jalan baru yang belum saya pahami. Mungkin juga karena saya ngantuk,” katanya.
Selain telah memakan korban, kondisi jembatan baru Randumerak itu juga dikeluhkan warga, khususnya bagi penyeberang jalan. Pasalnya tidak adanya trafick light, sehingga membahayakan bagi warga saat hendak menyeberang. Itu dirasakan saat jembatan belum difungsikan. Bahkan, diperkirakan makin membahayakan saat jembatan baru itu difungsikan.
Su’udi, (50) warga setempat mengaku, keberadaan jembatan itu cukup membuat warga bingung dan khawatir saat hendak menyeberang. Apa lagi pengendara dari arah barat, sasarannya itu ke pemukiman warga. Selain itu, tanjakan dan penurunan di jembatan terlalu tinggi, belokannya saat turun dari jembatan sangat tajam.
“Di sisi timur jembatan penyeberangan siswa sekolah SD. Yang jelas kalau kendaraan dari arah barat cepat, besar kemungkinan tidak bisa mengendalikan kemudinya,” akunya.
Terpisah Kaur TU PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Wilayah Probolinggo Sony, saat dikonfirmasi mengatakan jembatan Randu Merak tersebut belum resmi difungsikan.
Saat disinggung soal keresahan warga, Sony mengaku akan menyampaikan keresahan dan tuntutan warga terrsebut pada pimpinannya. Sehingga, secepatnya bisa dapat ditindak lanjuti. (wan/abh)


COMMENTS