Penulis : Wawan Bromo FM Jumat, 22/01/2016 KRAKSAAN - Kelurahan Semampir Kecamatan Kraksaan merupakan salah satu dari lima kelurahan ...
Penulis : Wawan Bromo FM
Jumat, 22/01/2016
Setelah berhasil mengembangkan UKM (Usaha Kecil dan Menengah) dan Kopwan (Koperasi Wanita) di tengah masyarakat Kelurahan Semampir, sejak awal tahun ini, Pemerintah Kelurahan Semampir berupaya untuk mensinergikan bank sampah dengan kegiatan taman posyandu yang ada di kelurahan.
Dimana, dengan mengefektifitaskan bank sampah di tengah masyarakat, pihaknya memulai dari orang tua siswa PAUD Mutiara Bunda yang ada di bawah taman posyandu Kelurahan Semampir.
”Saya ingin sinergikan taman posyandu ramah anak yang sudah menjadi juara dengan kegiatan bank sampah. Dengan begitu, kami mengajak para orang tua untuk memanfaatkan sampah yang bisa didaur ulang,” kata Lurah Semampir Yudi Hartanto.
Yudi menjelaskan, sejak awal tahun ini pembayaran biaya siswa PAUD menggunakan sampah yang bisa didaur ulang. Seperti plastik dan botol plastik. Kemudian, sampah daur ulang itu disetorkan pada bank sampah yang di Semampir milik Galuh, ibu rumah tangga. ”Kalau sinergi dengan taman posyandu ini berhasil akan menjadi program andalan. Kemudian bisa diterapkan dengan pihak yang lainnya,” terangnya.
Sistemnya dikatakan Yudi, tiap satu bulan sekali dari tim bank sampah akan datang ke taman posyandu di kelurahan. Kemudian, para wali murid menyetorkan sampah yang bisa didaur ulang sebagai pembayaran biaya sekolah. ”Kalau harga sampah yang disetorkan melebihi biaya sekolah yang harus dibayar, maka uang itu masuk ke tabungan siswa,” terangnya.
Kalau dari sektor UKM dan Kopwan dikatakan Yudi sudah berhasil. Tinggal proses mempertahankan pencapaian itu dan meningkatkannya. ”Warga Kelurahan Semampir yang berjumlah sekitar 4.000 jiwa sudah mengenal UKM dan Kopwan,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS