Penulis : Dimaz Bromo FM Sabtu, 30/01/2016 DRINGU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mengalokasikan anggaran untuk program p...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Sabtu, 30/01/2016
DRINGU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mengalokasikan anggaran untuk program pembangunan sanitasi tahun ini. Jumlah anggaran yang bersumber dari APBD tahun 2016 tersebut mencapai Rp 13 miliar.Kepala Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Probolinggo Prijono mengatakan program ini dirancang khusus untuk warga yang akses sanitasinya rendah. Tujuannya, agar warga tidak lagi melakukan Buang Air Besar (BAB) di sungai. “Kami akan rutin melakukan program ini setiap tahunnya, sehingga semua warga di Kabupaten Probolinggo memiliki akses sanitasi yang baik,” katanya.
Rencananya untuk tahun ini Dinas PU Cipta Karya akan membangun 55 MCK di 55 lokasi yang tersebar di 12 kecamatan. Setiap jamban di masing-masing rumah akan terhubung dengan septic tank. Satu septic tank tersebut dapat melayani 5 rumah.
Sementara Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina membenarkan program sanitasi ini memang dikhususkan di 12 kecamatan yang selama ini sanitasi warganya masih rendah. Selain itu, pembangunannya difokuskan di pemukiman kumuh.
Ke-12 kecamatan tersebut meliputi Pajarakan, Dringu, Kraksaan dan Kotaanyar. Lalu, Gading, Gending, Sumberasih dan Bantaran. Kemudian Wonomerto, Paiton, Leces dan Krejengan. Pihak Bappeda merencanakan 4 kecamatan setiap tahunnya mendapatkan bantuan tersebut. “Setiap tahunnya, kami merencanakan 4 kecamatan terlebih dahulu. Untuk tahun ini kami merencanakan Pajarakan, Dringu, Kraksaan dan Bantaran,” katanya. (maz/abh)


COMMENTS